Indonesia Channel 2019 di Banyuwangi Tutup Program Beasiswa Seni Budaya

Kemlu menggelar pertunjukan seni Inchan 2019 yang merupakan puncak dari rangkaian program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) 2019 yang dimulai pada 10 Mei 2019.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  05:49 WIB
Indonesia Channel 2019 di Banyuwangi Tutup Program Beasiswa Seni Budaya
Menlu Retno Marsudi (tengah depan) di antara para peserta Inchan 2019. - Kemlu.go.id

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Luar Negeri menggelar pertunjukan seni Indonesia Channel (Inchan) 2019 yang merupakan puncak dari rangkaian program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) 2019 yang dimulai pada 10 Mei 2019.

BSBI merupakan program tahunan Kemlu berupa pemberian beasiswa kepada pemuda dari sejumlah negara sahabat yang bertujuan memperkenalkan berbagai ragam identitas dan kepribadian bangsa Indonesia. Program ini memasuki tahun ke-17 dan melahirkan 920 alumni yang tersebar di 77 negara.

Inchan 2019 secara khusus mengusung tema “Mosaic of Indonesia”. Tema tersebut merupakan representasi dari kebinekaan Indonesia yang mana berbagai etnis, tradisi, kepercayaan, dan bahasa berharmoni dalam satu payung kesatuan Indonesia.

Peserta program BSBI 2019 yang terdiri atas 72 pemuda dari 40 negara termasuk Indonesia unjuk kebolehan dalam menari, bermain musik, dan melantunkan tembang tradisional Tanah Air secara kolosal di Taman Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (13/8/2019).

Sebelum unjuk kebolehan di Inchan 2019, ke-72 pemuda tersebut terlebih dahulu digembleng di sejumlah sanggar seni dan budaya, yakni sanggar Syofyani di Padang; Gubang Art Community di Kutai Kartanegara; Kazaki Art School di Makassar; Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta; Sanggar Semarandana di Bali; dan Sanggar Sayu Gringsing di Banyuwangi untuk mempelajari seni budaya, adat istiadat, kearifan lokal, dan bahasa Indonesia.

Mereka juga ikut serta dalam sejumlah festival budaya yang diselenggarakan pemerintah daerah setempat.

Saat membuka pergelaran Inchan 2019, Menlu Retno Marsudi mengatakan program BSBI merupakan upaya Pemerintah Indonesia untuk terus menjalin hubungan, membuat ikatan, dan membangun jaringan Kawan Indonesia atau Friends of Indonesia.

Dia menambahkan jaringan tersebut kemudian disatukan oleh kecintaan pada seni dan budaya serta semangat untuk mempromosikan perdamaian, toleransi, dan harmoni.

“Sebagai pemuda-pemudi masa kini, kalian kaum muda, baik kaum muda Indonesia dan terutama pada malam hari ini para peserta BSBI, memiliki potensi untuk membentuk masa depan. Kalian semua adalah pemimpin masa depan dan juga agen perubahan masa kini,” ujar Retno.

BSBI merupakan salah satu upaya soft diplomacy dari Pemerintah Indonesia. Selain memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional, Pemerintah Indonesia melalui program BSBI berupaya memetakan, melatih, dan mendidik talenta-talenta muda di seluruh dunia agar nantinya mampu berperan dalam pembangunan masyarakat global yang damai dan cinta perbedaan/pluralisme.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
seni budaya, kementerian luar negeri

Sumber : Kemlu.go.id

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top