Kematian Jeffrey Epstein, Jaksa Agung Sebut Ada Penyimpangan di Penjara

Jaksa Agung Amerika Serikat William Barr pada Senin (12/8/2019) menyebut adanya "penyimpangan serius" di penjara federal tempat Jeffrey Epstein tewas bunuh diri.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 13 Agustus 2019  |  07:45 WIB
Kematian Jeffrey Epstein, Jaksa Agung Sebut Ada Penyimpangan di Penjara
Jeffrey Epstein - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Jaksa Agung Amerika Serikat William Barr pada Senin (12/8/2019) menyebut adanya "penyimpangan serius" di penjara federal tempat Jeffrey Epstein tewas bunuh diri.

Epstein ditemukan tewas di dalam sel tahanannya pada Sabtu (10/8/2019) waktu setempat di Metropolitan Correctional Center (MCC), Manhattan. Menurut beberapa sumber, ia tewas karena gantung diri. Kasus dugaan bunuh diri dalam penjara federal ini menimbulkan teka-teki yang meluas.

Pria berusia 66 tahun itu ditangkap pada 6 Juli dan mengaku tidak bersalah atas tuduhan memperdagangkan gadis di bawah umur. Barr bersumpah untuk meneruskan penyelidikan kasus ini.

"Setiap konspirator tidak boleh tenang," katanya dalam sebuah acara di New Orleans, seperti dikutip Reuters.

Epstein sudah didakwa sebagai predator anak di bawah umur setelah mengaku bersalah pada 2008 atas tuduhan negara bagian Florida karena secara ilegal membayar seorang gadis remaja untuk berhubungan seks.

Sebelum dakwaan terhadap dirinya, ia merupakan rekan dari sejumlah orang kaya dan berkuasa, termasuk Presiden AS Donald Trump dan mantan Presiden Bill Clinton.

Barr mengatakan pada hari Sabtu bahwa ia telah meminta inspektur jenderal Departemen Kehakiman untuk menyelidiki kematian Epstein.

Dalam sambutannya pada hari Senin di Grand Lodge Fraternal Order of National Biennial Conference, Barr mengatakan kasus pidana terhadap Epstein secara pribadi penting baginya dan kematiannya menghilangkan kesempatan bagi korban untuk menghadapi Epstein di ruang sidang.

"Saya terkejut dan terus terang marah mengetahui kegagalan MCC untuk mengamankan tahanan ini," kata Barr. "Kami sekarang mempelajari penyimpangan serius di fasilitas ini yang sangat memprihatinkan dan menuntut penyelidikan menyeluruh."

Barr tidak mengatakan apa penyimpangan itu. Keputusan oleh para pejabat di Biro Penjara untuk tidak menempatkan Epstein dalam pengawasan perilaku bunuh diri telah menimbulkan kecurigaan.

Belum ada alasan yang jelas mengapa Epstein tidak lagi berada di bawah pengawasan perilaku bunuh diri. Dia berada di sel sendirian ketika tubuhnya ditemukan.

Fasilitas tempat Epstein meninggal dikelola oleh Biro Penjara Dederal, sebuah divisi dari Departemen Kehakiman AS. Bahkan sebelum kematian Epstein, sejumlah pihak menyebut kondisi MCC tidak manusiawi.

Hakim Distrik A. Richard Berman, yang memimpin kasus ini, menolak permintaan uang jaminan Epstein bulan lalu. Beberapa hari kemudian, Epstein ditemukan tewas di selnya.

"Kematian Jeffrey Epstein adalah tragedi bagi semua orang yang terlibat dalam kasusnya," kata Berman dalam sebuah pernyataan, Senin (12/8).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bunuh diri

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top