Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tanpa Izin, Rizieq Shihab Serobot Pimpin Doa Pemakaman Mbah Moen

Duta besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel bercerita soal imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang menerobos kerumunan untuk membacakan doa pada prosesi pemakaman ulama sepuh Maimoen Zubair atau Mbah Moen.
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab/Reuters
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Duta besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel bercerita soal imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang menerobos kerumunan untuk membacakan doa pada prosesi pemakaman ulama sepuh Maimoen Zubair atau Mbah Moen.

Menurut Agus, Rizieq menerobos dan memimpin doa tanpa diminta. Rizieq pun disebut melanggar tradisi Nahdlatul Ulama (NU).

"Saya apresiasi siapa pun doakan guru saya. Tapi ya mbok pakai tata krama," ujar Agus, Kamis (8/8/2019).

 Agus menuturkan pada prosesi pemakaman, komplek pemakaman Ma'la memang dipenuhi oleh jemaat haji. Agus yang saat itu mengangkat keranda Maimoen mengaku pontang-panting saking banyaknya jemaat berdesakan.

 Ia baru menyadari kehadiran Rizieq saat prosesi pemakaman selesai dilakukan. Menurut Agus Rizieq membacakan doa dengan suara lantang di tengah kerumunan jamaah.

Rizieq, kata dia, membacakan talqin tanpa diminta. Sedangkan dalam tradisi NU, seorang Kiai besar seperti Maimoen alias Mbah Moen, jarang dibacakan talqin.

Walaupun ditalqin, itu dilakukan oleh seorang kiai yang berada setingkat dengan kiai yang wafat tersebut.

"Sebenarnya ini sangat tidak etis dan terlalu berani, dan su'ul adab (tak etis) apalagi talqinnya model reguler," ujar Agus.

Sebelumnya beredar video yang menayangkan Rizieq tengah membaca doa di antara kerumunan orang. Dalam video itu tampak orang-orang yang berkerumun mengaminkan doa yang diucapkan Rizieq yang diketahui kini bermukim di Mekkah, Arab Saudi.

Agus menyayangkan sikap Rizieq yang tidak berkoordinasi dengan dirinya terlebih dahulu. Ia mengatakan meski tergolong muda, namun saat itu dirinya adalah sahibul bait atau tuan rumah.

Ia mengaku memang tak bisa melarang orang yang ingin mendoakan sosok gurunya tersebut, namun dalam tradisi pesantren, biasanya ulama senior yang diminta memimpin doa.

"Lha ini kok ada yang main serobot doa tanpa izin sahibul bait yang punya tanggung jawab," ucap dia.

Setelah itu, kata Agus, dirinya baru bisa masuk ke kerumunan jemaat bersama dengan Menteri Agama Lukman Hakim Syarifuddin. Mereka lalu bersama-sama mendoakan Mbah Moen. Agus menyebut Lukman berpesan untuk selalu menjadikan Mbah Moen sebagai teladan.

 

 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : JIBI
Editor : Nancy Junita
Sumber : Tempo.Co
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper