Geledah Ruang Sekda Jabar, KPK Bawa Koper Hitam Besar

Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penggeledahan di ruangan Sekda Jabar Iwa Karniwa, Rabu (31/7/2019) pagi ini.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 31 Juli 2019  |  11:17 WIB
Geledah Ruang Sekda Jabar, KPK Bawa Koper Hitam Besar
Petugas KPK menggeledah ruang kerja Sekda Jabar Iwa Karniwa, Rabu (31/7/2019) pagi. JIBI/Bisnis - Wisnu Wage Pamungkas

Bisnis.com, BANDUNG—Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penggeledahan di ruangan Sekda Jabar Iwa Karniwa, Rabu (31/7/2019) pagi ini.

Menggunakan dua mobil, sekitar 8 orang petugas memakai rompi KPK mendorong koper besar langsung menuju ruangan Sekda Jabar yang berada di lantai 3 Gedung Sate, Bandung.

“Petugas langsung naik menuju ruangan sekda,” kata salah seorang staf Sekda Jabar kepada Bisnis.

Dikawal aparat bersenjata, pemeriksaan dipusatkan setidaknya di dua ruangan yang ada di ruangan di sayap kanan Gedung Sate tersebut.

“Di ruangan kerja Sekda sama ruangan sekretaris pribadi dan ajudan,” ujarnya.

Di ruangan Sekda Jabar sendiri petugas KPK memeriksa sejumlah dokumen yang berada di meja kerja, sekaligus satu komputer meja yang ada di sana. Sementara di ruangan ajudan dan sekpri ada dua buah komputer, juga lemari tempat menyimpan dokumen.

Di sebelah ruangan ajudan dan sekretaris pribadi ada pula ruangan yang dipakai lima orang staf Sekda Jabar mengurusi lalu lintas surat yang keluar masuk.

“Belum tahu kapan beres, saat ini masih terus berlangsung,” kata staf tersebut.

Sebelumnya, status tersangka pada Sekda Jabar Iwa Karniwa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap proyek Meikarta langsung ditindaklanjuti Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan penetapan status tersangka pada Iwa dipastikan tidak mengganggu roda pemerintahan Jawa Barat yang sudah berjalan dengan baik.

“Kami pastikan penyelenggaraan pemerintahan tidak terganggu karena sistem pemerintahan di Jabar punya sistem yang bisa mengantisipasi,” katanya dalam jumpa pers di Gedung Sate, Bandung, Selasa (30/7/2019).

Menurutnya setelah berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri, sekaligus memberi kesempatan pada Iwa Karniwa fokus menghadapi persoalan hukum, pihaknya menunjuk pelaksana harian (Plh) Sekda Jabar.

“Maka urusan pemerintahan, administrasi pembangunan akan didelegasikan ke Pak Daud Ahmad sampai waktu yang akan kami konsultasikan kembali ke Kemendagri,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
KPK, jabar, ridwan kamil

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top