KABAR GLOBAL 23 JULI: Uni Eropa Gambling, PM Baru Dituntut Pulihkan Ekonomi

Berita mengenai upaya Uni Eropa mengulur dengan Amerika Serikat serta tuntutan kalangan usaha terhadap perdana menteri Inggris yang baru menjadi berita utama media massa hari ini, Selasa (23/7/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 23 Juli 2019  |  09:01 WIB
KABAR GLOBAL 23 JULI: Uni Eropa Gambling, PM Baru Dituntut Pulihkan Ekonomi
Pengunjuk rasa anti Brexit melambaikan bendera Uni Eropa di luar Gedung Parlemen Inggris di London, Inggris, Selasa (13/11). - Reuters/Toby Melville

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai upaya Uni Eropa mengulur dengan Amerika Serikat serta tuntutan kalangan usaha terhadap perdana menteri Inggris yang baru menjadi berita utama media massa hari ini, Selasa (23/7/2019).

Berikut ringkasan sejumlah berita utama di media cetak hari ini:

Uni Eropa Gambling. Uni Eropa mencoba ‘berjudi’ dengan Amerika Serikat terkait dengan pengenaan tarif impor sejumlah produk dengan mengulur waktu negosiasi. Tujuannya, mempertahankan status quo dengan harapan Trump lebih fokus ke Pilpres 2020. (Bisnis Indonesia)

PM Baru Dituntut Pulihkan Ekonomi. Menjelang pemilihan perdana menteri Inggris, para pebisnis menuntut agar penerus Theresa May dapat berpikir jauh ke depan dan mengembalikan kepercayaan investor. (Bisnis Indonesia)

Kala Bank Sentral Silau Logam Mulia. Ketertarikan bank-bank sentral dunia terhadap emas semakin menjadi-jadi. Tren pembelian emas sebagai cadangan terus berlanjut hingga saat ini. Namun, apakah yang mendorong bank sentral mengumpulkan banyak emas? (Bisnis Indonesia)

China Proteksi Industri Baja Lokal. Kementerian Perdagangan China mengumumkan pada hari Senin rencana pemberlakuan bea masuk anti-dumping terhadap beberapa produk baja nirkarat (stainless steel) yang diimpor dari Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan dan Indonesia. (Kontan)

Upaya Rujuk China-AS. Sejumlah perusahaan China tengah menjajaki pembelian produk pertanian dari Amerika Serikat (AS). Hal itu diberitakan media resmi pemerintah China Xinhua pada hari Minggu. Langkah ini dianggap sebagai bagian dari usaha kedua negara dalam merajut perdamaian. (Kontan)

Ekspor Korea Selatan Semakin Terperosok di Juli 2019. Perseteruan dalam perdagangan dengan Jepang, memberikan dampak negatif kepada Korea Selatan. Ini terlihat dari ekspor Korea Selatan yang terjun bebas pada bulan ini. (Kontan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kabar global

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top