Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tak Hadir Saat Pertemuan Jokowi-Prabowo, Luhut : Kepentingan Saya Apa?

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut dirinya tidak memiliki kepentingan untuk hadir dalam pertemuan antara Jokowi dan Prabowo belum lama ini.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 16 Juli 2019  |  13:57 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut dirinya tidak memiliki kepentingan untuk hadir dalam pertemuan antara Jokowi dan Prabowo belum lama ini.

Tanggapan itu disampaikan Luhut setelah awak media menanyakan ketidakhadirannya saat Jokowi dan Prabowo bertemu, Sabtu (14/7/2019). Menurut Luhut pertemuan itu tidak digagas oleh satu orang, namun tim.

"Emang kepentingannya saya hadir apa? Saya juga masih bicara-bicara kalau [pertemuan] itu bagus yang dibuat itu. Saya kira itukan kerjaan tim, jadi bukan kerjaan satu orang aja, kenapa musti tampil-tampil," kata Luhut di Kemenko Kemaritiman, Selasa (16/7/2019).

Di samping itu, Luhut sempat berbincang dengan Jokowi mengenai pertemuannya dengan Capres nomor urut 02. Menurut Luhut, berdasarkan cerita Jokowi, pertemuan itu berjalan cukup baik dan tidak menimbulkan masalah apapun.

"Bagus kan. Tadi malam Jokowi cerita-cerita, baik kok semua. Enggak ada masalah," kata Luhut.

Pertemuan Jokowi dan Prabowo di MRT yang dilanjutkan makan bersama di Senayan merupakan kali pertama keduanya saling berjumpa usai Pilpres 17 April 2019. Pertemuan ini diapresiasi banyak kalangan sebagai salah satu langkah positif untuk menenangkan para pendukung.

Namun ada juga pendukung Prabowo yanng malah mengkritik pertemuan tersebut. Mereka menganggap Prabowo mulai melunak dengan pemerintah dan beranjak masuk ke kubu koalisi. Dugaan itu pun segera dibantah Gerindra.

Ketua DPP Gerindra Sodik Mudjahid sempat mengatakan bahwa kerja sama yang baik adalah beroposisi demi membangun bangsa, bukan rezim.

"Oposisi tidak kalah mulia. Bagaimana mungkin tanpa oposisi, pemerintah hanya satu sisi. Harus ada oposisi yang kuat, loyal," katanya di Gedung DPR Senin (15/7/2019).

Belum diketahui bagaimana kelanjutan pertemuan bersejarah antara dua tokoh tersebut. Hasil ini diperkirakan akan terjawab setelah Presiden Jokowi mengumumkan seluruh jajaran menteri yang akan membantunya pada periode kedua nanti.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi prabowo subianto luhut binsar pandjaitan
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top