Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Presiden Jokowi : Polri Harus Waspadai Kejahatan Model Baru

Presiden Jokowi mengatakan tantangan ke depan semakin kompleks sehingga Polri diminta untuk terus meningkatkan sumber daya manusia dan tidak lengah.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 10 Juli 2019  |  10:31 WIB
HUT Bhayangkara ke-73 Tahun 2019 di Monas, Rabu (10/9/2019). JIBI/Bisnis - Amanda Kusumawardhani
HUT Bhayangkara ke-73 Tahun 2019 di Monas, Rabu (10/9/2019). JIBI/Bisnis - Amanda Kusumawardhani

Kabar24.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo meminta Polri untuk mewaspadai sejumlah bentuk kejahatan baru sejalan dengan perkembangan teknologi.

Presiden Jokowi mengatakan tantangan ke depan semakin kompleks sehingga Polri diminta untuk terus meningkatkan sumber daya manusia dan tidak lengah.

"Kejahatan konvensional yang terus meresahkan masyarakat harus terus dijadikan perhatian, kejahatan lintas negara seperti kejahatan terorisme, perdagangan narkotika, perdagangan orang dan kejahatan siber jangan sampai terjadi di negara kita," katanya di Lapangan Monas, Rabu (10/7/2019).

Menurutnya, kejahatan yang menggangu ketertiban sosial seperti konflik sosial kerusuhan massa dan unjuk rasa anarkis harus terus diantisipasi. Dia juga menyinggung kejahatan terhadap kekayaan negara seperti  illegal fishing, illegal logging, dan tindak pidana korupsi yang harus dicegah dan diberantas.

"Saya perlu menegaskan bahwa terorisme dan radikalisme masih berpotensi menjadi tantangan yang serius. Perkembangan teknologi informasi juga mendukung kejahatan di ruang-ruang siber," ungkapnya.

Tak lupa dia menyebutkan penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian audah menjadi ancaman untuk kerukunan, ancaman bagi persatuan, ancaman bagi kesatuan bangsa kita sehingga dibutuhkan kecerdasan dan kecepatan bertindak dari Polri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi polri kejahatan siber
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top