Prabowo Kumpulkan Parpol Koalisi Adil Makmur di Kertanegara, Ucapkan Terima Kasih

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan petinggi partai politik Koalisi Adil-Makmur di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Jumat (28/7/2019).
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  18:41 WIB
Prabowo Kumpulkan Parpol Koalisi Adil Makmur di Kertanegara, Ucapkan Terima Kasih
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) mengangkat tangan usai memberikan keterangan pers terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan petinggi partai politik Koalisi Adil-Makmur di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Jumat (28/7/2019).

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan kegiatan itu merupakan kelanjutan dari pertemuan pada Kamis malam pasca pengumuman putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Beliau [Prabowo] hari ini mengundang seluruh pimpinan partai koalisi dan BPN [Badan Pemenangan Nasional]. Pertama, tentu saja beliau ingin mengucapkan terimakasih secara langsung sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden kepada seluruh pimpinan partai koalisi Adil makmur termasuk BPN yang sungguh-sungguh bekerja keras selama proses berlangsungnya pemilihan presiden," katanya di Kertanegara IV.

Selain itu, Prabowo juga menyampaikan perkembangan-perkembangan politik terakhir kepada partai koalisi. Terakhir, Prabowo akan menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan partai koalisi untuk menentukan langkah lebih lanjut tentang yang diambil oleh partai-partai tersebut.

Muzani mengungkapkan, saat pidato menyikapi putusan MK, Prabowo berbicara secara serius dan sungguh-sungguh untuk mewujudkan janji-janji kampanye sebagai capres. Hal ini akan dilakukan, diupayakan, diikhtiarkan melalui jalan parlemen dan jalan-jalan dan forum-forum lain.

"Meskipun tingkat efektivitas parlemen itu tidak seefektif dari eksekutif. Sehingga kita juga akan menyampaikan kira-kira kalau forum nya adalah legislatif upaya mewujudkan janji kepada rakyat ini bisa efektif di parlemen," imbuhnya.

Meski demikian, dia tidak bisa memastikan apakah artinya Prabowo tidak mengizinkan partai Gerindra atau parpol koalisi untuk bergabung dengan pemerintahan presiden terpilih, yaitu Joko Widodo.

"Ya, nanti beliau akan menyampaikan pandangan-pandangan di dalam rapat hari ini. Setelah rapat nanti akan disampaikan secara tuntas," ucap Muzani.

Sebagai informasi, partai politik yang tergabung dalam Koalisi Adil-Makmur, yaitu Partai Gerindra, PKS, Partai Demokrat, PAN, dan Partai Berkarya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
putusan mk, prabowo subianto

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top