Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jabar Kaji Wisatawan di Pangandaran Tukar Sampah Jadi Voucher Hotel

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat mendapat tugas dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil menuntaskan persoalan sampah objek wisata Kawasan Pangandaran.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 27 Juni 2019  |  17:11 WIB

Bisnis.com, BANDUNG—Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat mendapat tugas dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil menuntaskan persoalan sampah objek wisata Kawasan Pangandaran.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Jabar Dedi Taufik mengatakan produksi sampah di Pangandaran menjadi masalah serius seiring tingginya kunjungan wisatawan. 

Pihaknya mengaku sudah menyiapkan solusi jitu mengatasi sampah kawasan yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan tersebut.

"Pengelolaan sampah di tempat destinasi wisata kita akan melakukan di pantai Pangandaran menjadi model. Kamis ini kita lakukan FGD dengan beberapa komunitas Pangandaran," ujarnya, Kamis (27/6/2019).

Rencananya skema penanganan sampah akan dilakukan dengan memberikan kantong sampah kepada wisatawan di loket tiket. Nantinya wisatawan diminta menukarkan sampah tersebut ke loket tiket sebelum meninggalkan Pangandaran.

"Nah kantong sampah ini, nanti selama dia stay di Pangandaran ini satu hari atau dua hari kembalinya itu ditimbang, terutama yang sampah sampah anorganik," tuturnya.

Dia mengatakan nantinya sampah yang dikumpulkan wisatawan itu akan dikonversi menjadi voucher hotel, diskon makan hingga layanan bus gratis. Pihaknya juga menggandeng pelaku usaha di sekitar Pangandaran untuk menyediakan hadiah tersebut.

"Nah ini yang perlu kita berdayakan mohon dukungan dari berbagai pihak. Kita akan terapkan nanti di Pangandaran, kemudian juga di destinasi destinasi di Jabar lainnya," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisatawan pangandaran
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top