Ini 10 Kandidat PM Inggris Pengganti Theresa May

Para kandidat termasuk mantan menteri luar negeri Boris Johnson, penggantinya Jeremy Hunt, dan Menteri Lingkungan Michael Gove. Selain itu juga ada nama mantan menteri Brexit, Dominic Raab, Menteri Kesehatan Matt Hancock, dan Mendagri Sajid Javid.
Ini 10 Kandidat PM Inggris Pengganti Theresa May John Andhi Oktaveri | 11 Juni 2019 06:56 WIB
Ini 10 Kandidat PM Inggris Pengganti Theresa May
Perdana Menteri Inggris Theresa May - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — Sebanyak sepuluh kandidat dicalonkan dalam kontes politik untuk menggantikan Theresa May sebagai pemimpin Partai Konservatif sekaligus perdana menteri Inggris.

Para kandidat termasuk mantan menteri luar negeri Boris Johnson, penggantinya Jeremy Hunt, dan Menteri Lingkungan Michael Gove. Selain itu juga ada nama mantan menteri Brexit, Dominic Raab, Menteri Kesehatan Matt Hancock, dan Mendagri Sajid Javid seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Selasa (11/6).

Beberapa nama lainnya adalah Menteri Pembangunan Internasional Rory Stewart, mantan menteri Esther McVey, mantan pemimpin Majelis Tinggi Parlemen Andrea Leadsom dan anggota parlemen Partai Konservatif, Mark Harper.

Putaran pertama pemungutan suara di antara anggota parlemen Konservatif untuk memilih dua besar calon ketua partai akan digelar pada Kamis lusa. Kedua calon kemudian akan dintukan melalui pemungutan suara berikutnya sehingga pemenangnya akan menjadi perdana menteri Inggris pengganti May.

Salah satu isu yang menjadi perdebatan panas di kalangan politisi Inggris saat ini adaah persoalan rencana keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit). Serangan terhadap May terkait kesepakatan dengan Uni Eropa yang menemui jalan buntu membuatnya memilih untuk mengundurkan diri.

Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt, mengatakan bahwa Kanselir Jerman Angela Merkel telah mengindikasikan Uni Eropa akan bersedia untuk menegosiasikan kembali kesepakatan pemisahan diri Inggris dari Uni Eropa (Brexit).

Hunt mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan Merkel. Pembicaraan saat peringatan D-Day tersebut menunjukkan bahwa mengubah perjanjian soal Brexit masih mungkin.

“Dia mengatakan bahwa tentu saja dengan perdana menteri baru Inggris kami ingin melihat solusi yang Anda miliki,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Brexit

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top