Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KABAR GLOBAL 10 JUNI: Dana 4,9 Triliun Euro Berpotensi Kena Pajak, Bank Sentral Global Siap Ambil Tindakan

Berita mengenai implementasi automatic exchange of information (AEoI) serta kekhawatiran bank-bank sentral terhadap ekonomi dunia menjadi sorotan media nasional pada hari ini, Senin (10/6/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 10 Juni 2019  |  08:42 WIB
Sejumlah wajib pajak antre untuk melakukan pelaporan SPT Pajak Tahunan di Kantor KPP Pratama Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jum'at (22/2/2019). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Sejumlah wajib pajak antre untuk melakukan pelaporan SPT Pajak Tahunan di Kantor KPP Pratama Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jum'at (22/2/2019). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai implementasi automatic exchange of information (AEoI) serta kekhawatiran bank-bank sentral terhadap ekonomi dunia menjadi sorotan media nasional pada hari ini, Senin (10/6/2019).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Dana 4,9 Triliun Euro Berpotensi Kena Pajak. Implementasi automatic exchange of information (AEoI) telah meningkatkan kepatuhan pajak dan memberikan implikasi positif bagi pemerintah di seluruh dunia. (Bisnis Indonesia)

AS-China Buntu, Bank Sentral Global Siap Ambil Tindakan. Ketika bank-bank sentral semakin mengkhawatirkan ekonomi dunia dan berkeinginan untuk meningkatkan stimulus, para menteri keuangan dari negara-negara G20 mencatat sedikit kemajuan dalam meredakan ancaman utama memanasnya tensi perdagangan. (Bisnis.com)

Biaya Pengembangan Jaringan 5G Melonjak. Larangan pembelian komponen telekomunikasi dari dua perusahaan China yakni Huawei Teknologies dan ZTE bakal membuat biaya pengembangan jaringan generasi kelima atau 5G di Eropa membengkak sebesar 55 miliar atau sekitar US$ 62 miliar. Selain itu, ekspansi jaringan itu juga ditaksir akan mundur selama 18 bulan. (Kontan)

Negara G20 Lebih Galak soal Pajak Perusahaan Teknologi. Negara-negara kelompok 20 (G20) sepakat mengutip pajak lebih tinggi ke raksasa perusahaan teknologi global. Para Menteri Keuangan G20 bersepakat pada hari Minggu (9/6) untuk menyusun aturan umum guna menutup celah yang digunakan oleh raksasa teknologi global seperti Facebook untuk mengurangi pajak perusahaan mereka. (Kontan)

IMF Ingatkan soal Tekfin. Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde mengingatkan meningkatnya kehadiran raksasa teknologi yang menggunakan data besar dan kecerdasan buatan dapat menyebabkan gangguan signifikan terhadap sistem keuangan dunia. (Kontan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabar global
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top