Politisi Muda Tantang Prayuth Chan-ocha dalam Perebutan Kursi PM Thailand

Thanathorn Juangroongruangkit baru terjun ke politik pada akhir tahun lalu, tapi sudah mampu memimpin partainya meraih posisi ketiga suara terbanyak dalam Pemilu 2019.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 04 Juni 2019  |  16:33 WIB
Politisi Muda Tantang Prayuth Chan-ocha dalam Perebutan Kursi PM Thailand
Pemimpin Partai Future Forward Thanathorn Juangroongruangkit menyapa para pendukungnya setelah keluar dari kantor polisi usai diperiksa atas dugaan melakukan hasutan oleh tentara Thailand di Bangkok, Thailand, Sabtu (6/4/2019). - Reuters/Athit Perawongmetha

Bisnis.com, JAKARTA -- Aliansi Front Demokratis Thailand akan menominasikan Thanathorn Juangroongruangkit sebagai Perdana Menteri. 

Juru Bicara Partai Future Forward Pannika Wanich mengatakan Thanathorn akan berhadapan dengan pemimpin junta militer Prayuth Chan-ocha.

"Koalisi tujuh partai demokratis telah memutuskan menominasikan Thanathorn untuk pemilihan Perdana Menteri (PM) besok [Rabu (5/6/2019)]," paparnya seperti dilansir Reuters, Selasa (4/6).

Pemilihan PM dilakukan hampir 3 bulan setelah rakyat Negeri Gajah Putih menggelar Pemilu pada Maret 2019, 5 tahun setelah Prayuth mengambil alih kekuasaan dari pemerintahan Yingluck Shinawatra pada 2014.

Adapun Thanathorn adalah seorang politisi muda yang sedang naik daun. Dia adalah pemimpin Partai Future Forward yang menjadi oposisi pemerintah. 

Meski baru masuk ke politik pada akhir tahun lalu, tapi Thanathorn mampu memimpin partainya untuk meraih suara ketiga terbanyak pada Pemilu 2019.

Namun, dia tersangkut kasus dugaan penghasutan dan kejahatan siber karena dituduh membantu pengunjuk rasa anti junta setelah kudeta berlangsung serta komentar kritisnya di Facebook. Thanathorn mengklaim berbagai tudingan itu dilatari motif politis. 

Di luar posisinya di dunia politik, dia adalah pewaris produsen suku cadang otomotif, Thai Summit Group, dan dikenal karena mengikuti maraton di Artik dan Sahara serta trekking di Pegunungan Atlas di Maroko. Ketika mahasiswa, Thanathorn merupakan seorang aktivis. 

Dia cukup aktif di media sosial, seperti Twitter dan Instagram. Hal ini membantu dirinya dan partainya menggalang dukungan dari generasi muda Thailand.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
thailand

Sumber : Reuters

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top