Insiden Merah Putih Jatuh di Gedung Sate Akibat Pengait Patah

Kejadian tadi pagi itu di luar kuasa kita.
Insiden Merah Putih Jatuh di Gedung Sate Akibat Pengait Patah Wisnu Wage Pamungkas | 01 Juni 2019 14:51 WIB

Bisnis.com,BANDUNG — Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Hermansyah menjelaskan insiden jatuhnya bendera merah putih saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019, di Halaman Depan Gedung Sate Bandung, adalah murni kecelakaan bukan kelalaian.

"Kejadian tadi pagi itu di luar kuasa kita. Adik-adik Paskibra sudah berlatih dengan sungguh-sungguh dari sejak lama," katanya ditemui usai pelaksanaan upacara, Sabtu (1/6/2019).

"Dari sejak kemarin, siang-malam, hingga tadi pagi semua sudah dicek ulang sesuai prosedur," paparnya.

"Upacara tadi tetap berjalan dengan lancar dan kita tetap mengapresiasi jerih payah adik-adik Paskibra memastikan upacara tetap berlangsung bahkan di akhir peserta upacara memberikan tepuk tangan penyemangat," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Biro Umum Setda Jabar Iip Hidajat mengatakan pihaknya selalu melakukan prosedur perawatan secara rutin terhadap semua sarana dan prasarana di Gedung Sate, termasuk kelaikan tiang, tali dan pengait bendera.

"Kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk diperbaiki. Karena ketika kami lihat besi pengait yang patah itu tidak berkarat artinya masih bagus tapi bisa kejadian patah. Tak terduga," katanya.

"Ke depan kami akan mempertimbangkan usulan pemakaian kait kayu seperti yang digunakan di tingkat nasional, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," katanya.

Upacara Peringatan Hari Lahir PancasilaTingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019, di Halaman Depan Gedung Sate Bandung, Sabtu, diwarnai insiden Bendera Merah Putih jatuh saat upacara berlangsung.

Insiden terjadi seusai tiga orang anggota Paskibra laki-laki yang bertugas mengibarkan bendera selesai menaikkan Bendera Merah Putih sampai ke ujung tiang bendera namun tiga anggota Paskibra berhasil mengamankan bendera tersebut sehingga tidak sampai jatuh ke tanah.

Hingga upacara berlangsung ketiga anggota Paskibra tersebut tetap membentang bendera merah putih. Menurut salah seorang pelatih Paskibra, bendera terjatuh karena pengait bendera ke tali tiang bendera patah.

Menyikapi insiden tersebut, Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil meminta agar kejadian tersebut tidak dibesar-besarkan.

"Saya kira itu masalah teknis ya, jangan terlalu dibesar-besarkan ya. Kasihan si Paskibra nya. Saya juga Paskibra dulu. Seharusnya itu benar-benar nyantol, tapi mungkin karena satu lain hal jadi begitu," kata dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hari pancasila

Sumber : Bisnis & Antara

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top