Soal Pengerahan Massa ke MK, Ini Kata Kubu Prabowo

BPN tak bisa menghalangi masyarakat yang ingin datang ke MK.
Tempo.co
Tempo.co - Bisnis.com 26 Mei 2019  |  18:04 WIB
Soal Pengerahan Massa ke MK, Ini Kata Kubu Prabowo
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade. - Bisnis/Jaffry Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA – Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga, Andre Rosiade, memastikan BPN tak akan mengerahkan massa ke Mahkamah Konstitusi, saat proses sidang gugatan hasil pilpres 2019 berlangsung.

"Intinya BPN saya pastikan tidak akan ada pengerahan massa," kata Andre dalam diskusi Polemik Trijaya, Jakarta, Sabtu (25/5/2019).

Meski tak mengerahkan massa, Andre mengatakan pihaknya tak bisa menghalangi masyarakat yang ingin datang ke MK karena itu merupakan hak sebagai warga negara. Jika BPN mengerahkan massa, dirinya lah yang akan paling depan memimpin demo.

Menurut politikus Partai Gerindra itu, BPN saat ini sedang fokus menyiapkan langkah konstitusional dalam menghadapi sengketa hasil Pilpres. Jika ada masyarakat yang ingin unjuk rasa di MK, ia mengimbau agar dilakukan dengan damai. "Taati konstitusi, jangan anarkis," ucapnya.

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini sebelumnya meminta semua pihak untuk menghormati proses penyelesaian gugatan hasil pemilihan presiden (pilpres) 2019 di Mahkamah Konstitusi. "Kita hormati proses, tidak perlu melakukan tekanan pada MK melalui aksi jalanan," kata Titi.

Titi mengatakan, negara memang memberikan hak kepada warga negaranya mengekspresikan pendapat. Namun, dalam proses pembuktian sengketa Pilpres, yang berbicara adalah bukti-bukti berupa data, fakta, saksi, dan argumen yang mampu memperkuat gugatan itu.

"Yang penting, dalam proses di MK, iktikad baik, komitmen semua pihak untuk membangun kepercayaan pada proses hukum berlangsung," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pemilu 2019, prabowo subianto

Sumber : Tempo.co

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top