Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diklaim Jual Data Pelanggan, Apple Digugat Konsumen

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan teknologi Amerika Serikat, Apple Inc, kembali digugat oleh pelanggannya, mengklaim perusahaan secara tidak sah telah mengungkapkan dan menjual informasi pribadi pelanggan di iTunes bertentangan dengan janji perusahaan dalam periklanan.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 25 Mei 2019  |  14:08 WIB
Seorang pembeli mencoba membandingkan ukuran iPhone XS Max dan iPhone XS di gerai Apple Singapura Jumat (21/9/2018). - Reuters/Edgar Su
Seorang pembeli mencoba membandingkan ukuran iPhone XS Max dan iPhone XS di gerai Apple Singapura Jumat (21/9/2018). - Reuters/Edgar Su

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan teknologi Amerika Serikat, Apple Inc, kembali digugat oleh pelanggannya. Pasalnya, perusahaan dituduh telah mengungkapkan dan menjual informasi pribadi pelanggan di iTunes secara tidak sah dan bertentangan dengan janji perusahaan dalam iklannya.

Seperti dilansir dari Bloomberg, tiga pelanggan iTunes, aplikasi musik buatan Apple, dari Rhode Island dan Michigan menggugat perusahaan pada Jumat (24/5/2019) di pengadilan federal San Francisco.

Ketiga pelanggan tersebut berusaha untuk mewakili ratusan ribu penduduk negara bagian asal mereka yang menduga informasi pribadinya terkait dengan lagu yang didengarkannya melalui iTunes diungkapkan tanpa persetujuan mereka.

Hal tersebut dinilai bertentangan dengan janji perusahaan dalam materi promosi iklan iTunes, yaitu apa yang terjadi pada iPhone Anda tetap ada di iPhone Anda.

Menurut keluhan para penggugat, pengungkapan data pribadi pelanggan iTunes tidak hanya melanggar hukum tetapi juga bisa berbahaya karena memungkinkan untuk menargetkan anggota masyarakat yang rentan.

“Misalnya, setiap orang atau entitas dapat menyewa daftar dengan nama dan alamat semua wanita berpendidikan perguruan tinggi yang belum menikah di atas usia 70 dengan pendapatan rumah tangga lebih dari US$80.000 yang membeli musik country dari Apple melalui aplikasi mobile iTunes Store-nya,” ujar penggugat seperi dikutip dari Bloomberg, Sabtu (25/5/2019).

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Daftar semacam itu, lanjut dia, tersedia untuk dijual dengan harga sekitar US$136 per seribu pelanggan yang terdaftar.

Penggugat menuntut ganti rugi sebesar US$250 untuk setiap pelanggan iTunes Rhode Island yang informasinya diungkapkan dan sebesar US$5.000 untuk masing-masing pelanggan iTunes di Michigan, di bawah undang-undang privasi masing-masing negara bagian.

Walaupun demikian, hingga kini perwakilan Apple belum menanggapi gugatan tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apple apple
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top