Situng KPU : Suara Jokowi-Ma'ruf Tembus 75 Juta, Unggul 55,8 Persen

Sistem informasi penghitungan suara (Situng KPU) menunjukkan bahwa Jokowi-Ma'ruf masih unggul dengan perolehan lebih dari 75 juta suara.
Aziz Rahardyan | 18 Mei 2019 06:10 WIB
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat kelima tersebut mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Sistem informasi penghitungan suara (Situng KPU) menunjukkan bahwa Jokowi-Ma'ruf masih unggul dengan perolehan lebih dari 75 juta suara.

Tepatnya 75,140,440 suara dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 192.828.520 orang, berhasil dikumpulkan pasangan calon nomor urut 01 ini berdasarkan data per Sabtu (18/5/2019) pukul 03.00 WIB.

Hal ini menandakan, Jokowi-Ma'ruf hampir menyentuh level kemenangan psikologis yang diambil dari persepsi setengah tingkat partisipasi Pemilu 2019 sebesar 80 persen (lebih dari 154 juta suara), yaitu 78 juta suara.

Sementara itu, hingga kini persentase perolehan suara Jokowi-Ma'ruf pun masih di atas angin, yakni 55,8 persen dibandingkan 44,1 persen milik Prabowo-Sandi dari data masuk 714.257 dari 813.350 TPS (87.8 persen)

Kendati demikian, paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga ternyata sanggup menggembosi suara Jokowi-Ma'ruf di 13 provinsi. Sedangkan Jokowi-Ma'ruf tercatat unggul di 21 provinsi lain, dan sebagian besar daerah pemilihan di luar negeri.

Telah ada enam provinsi yang data masuknya telah lengkap atau mencapai 100 persen, yaitu Bengkulu dan Sulawesi Tenggara dengan keunggulan Prabowo-Sandiaga. Sedangkan Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Barat dan Gorontalo berhasil dikuasai Jokowi-Ma'ruf.

Sebagai informasi, data yang ditampilkan di Situng KPU bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.

Apabila terdapat perbedaan data antara input data di Situng KPU dibandingkab Salinan Formulir C1, akan dilakukan koreksi sesuai data yang tertulis di Salinan C1.

Sementara apabila kekeliruan ditemukan pada pengisian data Formulir C1, maka dapat dilakukan perbaikan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi di tingkat kecamatan.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup