Hadapi Perang Dagang Dengan AS, China Kobarkan Semangat Partriotik

Perang dagang dengan Amerika Serikat hanya akan membuat China lebih kuat dan tidak akan pernah membuat negara itu bertekuk lutut.
John Andhi Oktaveri | 17 Mei 2019 15:45 WIB
Perang dagang AS China. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Perang dagang dengan Amerika Serikat hanya akan membuat China lebih kuat dan tidak akan pernah membuat negara itu bertekuk lutut.

Demikian ulasan yang ditulis harian People’s Daily milik Partai Komunis untuk membangkitkan semangat patriotik dari perang masa lalu.

Pernyataan bernada propaganda itu keluar setelah AS memasukkan perusahaan peralatan telekomunikasi Huawei Technologies Co Ltd dalam daftar hitam yang akan membuat sangat sulit bagi perusahaan itu melakukan kegiatan bisnis dengan perusahaan AS.

Dua negara ekonomi terbesar di dunia itu terkunci dalam perselisihan perdagangan yang semakin sengit yang membuat mereka saling menaikkan tarif impor satu sama lain. Kondisi itu menambah kekhawatiran tentang risiko pertumbuhan global selain mengguncang pasar keuangan.

Amerika Serikat tidak bersemangat untuk melanjutkan pembicaraan perdagangan dengan China dan telah merusak suasana negosiasi dengan langkah-langkahnya baru-baru ini, menurut akun media sosial media pemerintah.

Tanpa ketulusan tidak ada gunanya datang untuk pembicaraan dan tidak ada yang perlu dibicarakan, menurut Taoran Notes, akun WeChat yang dioperasikan Economic Daily. Berita itu kemudian diposting ulang oleh People's Daily yang resmi dari Partai Komunis yang berkuasa.

China, yang secara tak terduga melaporkan terjadi pertumbuhan penjualan ritel meski produk industri turun lemah pada Rabu, juga menyatakan hari ini bahwa dampak dari gesekan perdagangan terhadap ekonominya dengan AS "dapat dikendalikan".

"(Kami akan) sepenuhnya mempelajari dampak dari tarif tambahan yang diberlakukan oleh Amerika Serikat, dan segera memperkenalkan langkah-langkah penanggulangan yang diperlukan untuk memastikan bahwa ekonomi beroperasi dalam kisaran yang wajar," ujar Meng Wei, juru bicara Komite Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC).

Dalam komentarnya hari ini, surat kabar resmi partai yang berkuasa menggambarkan tekad China untuk melindungi kepentingan dan martabat nasionalnya sebagai "sekuat batu".

"Perang dagang tidak bisa menjatuhkan China. Itu hanya akan membuat kita lebih kuat,” tulis harian itu seperti dikutip Reuters, Jumat (17/5/2019).

Bahkan dengan lebih dari 5.000 tahun peradabannya, China yakin mampu menghadapi badai perdagangan karena hampir 1,4 miliar orang warganya memiliki kepercayaan diri dan stamina, menurut harian tersebut.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perang dagang AS vs China

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup