Dua Kelompok Demonstran Gelar Aksi Dalam Waktu Bersamaan di KPU RI

Massa aksi pro dan kontra Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar demonstrasi dalam waktu bersamaan di depan kantor penyelenggara pemilu, Jumat (17/5/2019).
Lalu Rahadian | 17 Mei 2019 19:25 WIB
Aksi demonstrasi di depan gedung KPU pada Jumat (17/5/2019). - Bisnis/Lalu Rahadian

Bisnis.com, JAKARTA - Massa aksi pro dan kontra Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar demonstrasi dalam waktu bersamaan di depan kantor penyelenggara pemilu, Jumat (17/5/2019).

Berdasarkan pantauan, aksi dari dua kelompok massa itu terjadi sejak sekitar pukul 16.00 WIB. Aksi tersebut membuat kemacetan di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Pada barisan pro KPU ada massa dari Bala Djokowi. Mereka mengenakan pakaian berwarna merah dan putih, serta membawa sejumlah spanduk berisi kalimat dukungan untuk KPU.

"Save KPU dari gerombolan yang akan mendelegitimasi hasil pemilu," bunyi salah satu spanduk yang dibawa massa Bala Djokowi.

"KPU Yes, People Power No," tulis spanduk lain yang dibawa massa.

Kemudian, aksi lain di depan kantor KPU digelar mahasiswa dari organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Massa dari HMI dan IMM mengenakan almamater organisasinya masing-masing yang berwarna merah tua dan hijau.

Dalam orasinya, massa HMI dan IMM mempertanyakan sikap KPU RI, Kementerian Kesehatan, dan Komnas HAM yang hingga kini belum membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) untuk menyelidiki penyebab kematian ratusan penyelenggara pemilu.

"Apa misteri apa sampai hari ini mereka takut untuk membentuk TPF? Dan sampai hari ini tak ada narasi bahwa matinya [petugas pemilu] karena diracun atau karena apa, tapi karena kelelahan. Apakah ini masuk akal?" ujar seorang orator dari atas mobil komando.

Massa dari HMI dan IMM juga memberikan sejumlah bunga dan sebuah bingkai berisi ucapan untuk KPU. Bunga dan bingkai itu ditaruh di pagar kawat yang membatasi kantor KPU dengan ruas Jalan Imam Bonjol.

"Jangan takut berkorban, agar tidak ada lagi yang menjadi korban. #IndonesiaElectionHeroes," tulis isi bingkai yang diberikan para mahasiswa.

Meski demonstrasi pihak pro dan kontra KPU itu dilakukan dalam waktu dan lokasi yang sama, namun bentrokan antar peserta aksi tidak terjadi. Aksi keduanya juga pada akhirnya selesai tepat sebelum azan maghrib berkumandang.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019, kpu

Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup