Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sore Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan

Sore ini, Minggu (5/5/2019) Kementerian Agama akan menggelar sidang Isbat penentuan awal Ramadhan 1440 Hijriah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Mei 2019  |  13:47 WIB
Ilustrasi-Tim rukyatul hilal PC NU melakukan pemantauan
Ilustrasi-Tim rukyatul hilal PC NU melakukan pemantauan "rukyatul hilal" di Balai Rukyat Bukit Condrodipo, Gresik, Jawa Timur, Kamis (14/6). Berdasarkan sidang isbat yang digelar di Kantor Kementerian Agama, Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1439 Hijriah jatuh pada Jumat, 15 Juni 2018. - ANTARA/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA - Sore ini, Minggu (5/5/2019) Kementerian Agama akan menggelar sidang Isbat penentuan awal Ramadhan 1440 Hijriah.

Sidang yang akan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kementerian Agama, di Jalan MH Thamrin, Jakarta, itu dijadwalkan dimulai pukul 17.00 WIB.

"Sidang akan diawali dengan pemaparan posisi hilal awal Ramadhan oleh Tim Falakiyah Sidang Isbat Kementerian Agama, " kata Direktur Jenderal Bimas Islam Muhammadiyah Amin.

Hal itu disampaikan  saat memimpin rapat persiapan sidang Isbat, sebagaimana disampaikan dalam keterangan resmi Kemenag.

Setelah pemaparan, usai Maghrib pihaknya akan melaporkan hasil data hisab dan pantauan Rukyatul hilal yang telah dilakukan Tim Kemenag di seluruh Indonesia.

"Kita melakukan pantauan Rukyatul Hilal di 102 titik di Indonesia," jelasnya.

Berdasarkan hasil pantauan itu, sidang yang melibatkan unsur Kementerian Agama, DPR, MUI, ormas-ormas Islam, serta perwakilan negara sahabat akan memutuskan kapan awal Ramadan. Sidang akan dilaksanakan secara tertutup.

Keputusan sidang akan disampaikan dalam konferensi pers oleh Menteri Agama, DPR, serta MUI. Konferensi pers dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenag Ramadan sidang isbat

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top