Jokowi Menang Telak di Bali dan NTT, Begini Sebaran Persentase Pemilihnya di 34 Provinsi

Jokowi-Amin menang telak di Provinsi Bali dengan persentase mencapai 90 persen, diikuti kemenangan di Nusa Tenggara Timur (83 persen). Di Jawa Tengah dan Sulawesi Utara, Jokowi menang hingga lebih dari 77 persen.
M. Taufikul Basari
M. Taufikul Basari - Bisnis.com 19 April 2019  |  01:10 WIB
Jokowi Menang Telak di Bali dan NTT, Begini Sebaran Persentase Pemilihnya di 34 Provinsi
Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin berbincang usai pertemuan koalisi dengan pimpinan partai yang tergabung Koalisi Indonesia Kerja di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019). - ANTARA/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA – Proses penghitungan suara dalam Pilpres 2019 tengah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hingga pukul 00.30 dini hari, Jumat (19/4/2019), sudah masuk data dari 9.725 TPS dari total 813.350 TPS (1,19567%).

Namun, dari berbagai lembaga survei yang melakukan quick count, data menunjukkan kemenangan untuk pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Amin Ma’ruf. Hasil dari Indikator Politik Indonesia misalnya, menunjukkan Jokowi-Amin mendapat 53,91 persendan Prabowo-Sandi 46,09 persen.

Sebaran per provinsi juga dapat dilihat pada hasil survei yang ditayangkan di Bisnis.com tersebut. Di anataranya, Prabowo-Sandi unggul di sebagian besar wilayah Sumatra, dan beberapa provinsi di Sulawesi. Demikian jug Jawa Barat (60,59 persen) dan Banten (63,21 persen) masih dikuasai Prabowo, sama seperti Pilpres 2014 lalu.

Sementara itu, Jokowi-Amin menang telak di Provinsi Bali dengan persentase mencapai 90 persen, diikuti kemenangan di Nusa Tenggara Timur (83 persen). Di Jawa Tengah dan Sulawesi Utara, Jokowi menang hingga lebih dari 77 persen.

Berikut adalah visualisasi perolehan suara dalam Pilpres 2019 berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count. Prakiraan hasil penghitungan cepat ini bukan merupakan hasil resmi Pemilu.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top