Kantor PT Samhutani Dibakar Warga

Ratusan massa mendatangi kantor tersebut dan setelah tidak ada kata sepakat dan tuntutan warga ditolak, massa menganggap tidak ada penyelesaian sengketa lahan antara warga Ladang Panjang, Tanjung Rambai dan Muara Indung dengan PT Samhutani.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 April 2019  |  22:25 WIB
Kantor PT Samhutani Dibakar Warga
Ilustasi

Bisnis.com, JAKARTA - Dua kantor dan base camp PT Samhutani, perusahaan yang bergerak di bidang Hutan Tanaman Industri (HTI) dibakar ratusan warga Ladang Panjang, Tanjung Rambai dan Muara Indung Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

Kejadian itu terjadi pada saat ratusan warga menggelar aksi unjuk rasa menuntut penyelesaian sengketa lahan dengan PT Samhutani, Rabu (3/4/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Aksi unjukrasa massa tersebut berujung memanas setelah tuntutan mereka tidak dipenuhi hingga terjadi pembakaran kantor perusahaan PT Samhutani.

Ratusan massa mendatangi kantor tersebut dan setelah tidak ada kata sepakat dan tuntutan warga ditolak, massa menganggap tidak ada penyelesaian sengketa lahan antara warga Ladang Panjang, Tanjung Rambai dan Muara Indung dengan PT Samhutani.

"Tadi warga Ladang Panjang, Tanjung Rambai dan Muara Indung aksi di PT Samhutani yang berujung terjadinya pembakaran oleh massa," kata salah seorang karyawan Samhutani yang menolak ditulis identitasnya.

Ia mengatakan, dalam aksi itu, base camp dan kantor habis dibakar karena mereka menuntut pihak perusahaan hadir pada saat melakukan aksi.

"Selanjutnya kami menghubungi manajer atau humas perusahaan, tetapi situasi sudah terlanjur memanas karena warga tidak sabar," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana membenarkan kejadian itu dan menyebut kejadian tersebut saat ini masih dalam penanganan aparat kepolisian.

"Ya, anggota kita sudah turun ke lokasi untuk penanganan lebih lanjut," kata Kapolres.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jambi, hutan

Sumber : Antara

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top