361.366 Siswa Sudah Mendaftar Ikuti UTBK Gelombang Dua

Hingga Kamis (28/3/2019), sebanyak 361.366 siswa sudah mendaftar untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang dua.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Maret 2019  |  08:08 WIB
361.366 Siswa Sudah Mendaftar Ikuti UTBK Gelombang Dua
Sejumlah siswa mengerjakan soal pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Atas Kejuruan (SMK) di ruang komputer Gedung SMK Negeri 7 Palembang, Sumatra Selatan, Senin (25/3/2019). - ANTARA/Feny Selly

Bisnis.com, JAKARTA -- Sebanyak 361.366 siswa sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang dua. Angka itu merupakan data per Kamis (28/3/2019).

"Siswa tersebut terdiri dari 190.416 pendaftar untuk kelompok ujian saintek dan 170.950 kelompok ujian soshum," ujar Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi di Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Jumat (29/3).

Dari jumlah itu, sebanyak 244.229 di antaranya adalah pendaftar reguler dan 117.137 lainnya pendaftar kategori Bidikmisi. Pendaftaran gelombang dua ini berlangsung pada 25 Maret-1 April 2019.

Jumlah siswa yang mendaftar diproyeksi terus bertambah hingga hari penutupan.

UTBK merupakan syarat wajib mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). UTBK dapat diikuti oleh siswa lulusan 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan paket C. Dengan hasil UTBK, siswa bisa mendaftar di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tujuan.

Ravik menerangkan UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik untuk memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi.

UTBK gelombang satu digelar pada 13 April-4 Mei 2019, sedangkan UTBK gelombang dua pada 11 Mei-26 Mei 2019. Adapun hasilnya akan diumumkan paling lambat 10 hari setelah pelaksanaan UTBK.

Sebelumnya, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyampaikan semua peserta UTBK yang mendaftar akan mendapatkan kursi di lokasi ujian yang mereka masing-masing pilih. Pemerintah menjamin semua pemuda memiliki kesempatan yang sama untuk masuk ke PTN.

Kapasitas kursi sebanyak 30.000 sudah tersedia untuk dua gelombang. Pendaftaran untuk gelombang pertama sudah berakhir pada 24 Maret 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perguruan tinggi, sbmptn

Sumber : Antara

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top