Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Survei Charta Politika : Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Masih Ungguli Prabowo-Sandiaga

Charta Politika merilis hasil survei terkait dengan elektabilitas dan tren partai politik jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 25 Maret 2019  |  14:48 WIB
Ketua KPU Arief Budiman (tengah) bersama pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kiri) dan Ma'ruf Amin (kiri) serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) dan Sandiaga Uno (kanan) bersiap mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Ketua KPU Arief Budiman (tengah) bersama pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kiri) dan Ma'ruf Amin (kiri) serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) dan Sandiaga Uno (kanan) bersiap mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Kabar24.com, JAKARTA — Lembaga survei Charta Politika merilis hasil jajak pendapat terkait dengan sejumlah isu jelang pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada April 2019.

Dari sisi tingkat keterpilihan atau elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih unggul atas pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga S. Uno.

Tingkat elektabilitas Jokowi-Ma’ruf berdasarkan survei itu sebesar 53,6% berbanding dengan 35,4% untuk Prabowo-Sandi dengan asumsi pemilihan presiden dilaksanakan pada saat survei digelar dengan menggunakan contoh kertas suara.

Jika menggunakan pertanyaan secara terbuka atau tanpa contoh kertas suara, pasangan Jokowi-Ma’ruf memiliki elektabilitas 47,1% sedangkan Prabowo-Sandiaga sebesar 31,4%.

“Pada pengujian tingkat elektabilitas pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo – Ma’ruf Amin dipilih oleh 53,6% mengungguli Prabowo Subianto – Sandiaga Uno 35,4%,” bunyi survei Charta Politika dikutip Senin (25/3/2019).

Jika dilihat dari tren elektabilitas pasangan capres-cawapres, Jokowi secara tahunan cnederung mengalami penurunan. Pada April 2018, tingkat elektabiltas terhadap Jokowi masih di atas 58%. Pada April 2018, baik Jokowi dan Prabowo sama-sama belum menentukan calon wakil presiden.

Sementara itu, tren terhadap Prabowo Subianto sejak April 2018 cenderung naik. Posisi elektabilitas Prabowo saat itu 30%. Apabila dilihat dari tren 2 bulan terakhir sejak Januari 2019, kedua pasangan capres-cawapres itu mengalami kenaikkan elektabilitas.

Pasangan Jokowi-Ma’ruf naik dari posisi 53,2% pada Januari 2019 menjadi 53,6% pada posisi April 2019. Lalu pasangan Prabowo-Sandiaga juga naik dari posisi 34,1% pada Januari 2019 menjadi 35,4% pada posisi April 2019.

Survei Charta Politika dilakukan pada 1—9 Maret 2019 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

Jumlah sampel sebanyak 2.000 responden, tersebar di 34 provinsi. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± (2,19%) pada tingkat kepercayaan 95%.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi prabowo subianto elektabilitas
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top