Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KENAL DAPIL : Eko Putro Sandjojo Bersaing di Dapil 'Emak-Emak'

Provinsi Bengkulu bisa membuktikan keterwakilan perempuan di parlemen. Hampir semua anggota legislatif dari Bengkulu
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 05 Maret 2019  |  12:55 WIB
KENAL DAPIL : Eko Putro Sandjojo Bersaing di Dapil 'Emak-Emak'

Kabar24.com, JAKARTA — Jika provinsi lain kesulitan atau bahkan masih mewacanakan keterwakilan perempuan dalam politik, Provinsi Bengkulu sudah membuktikannya.

Tak tanggung-tanggung, empat anggota DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bengkulu adalah perempuan. Artinya, 100% wakil Bengkulu di Senayan adalah kaum hawa, sementara itu proporsi minimal yang diharapkan UU hanya 30%.

Awalnya, ada tiga perempuan dari empat calon anggota legislatif terpilih pada Pileg 2014. Keempatnya dilantik, tetapi hanya Anggota DPR Fraksi Partai Nasdem Patrice Rio Capella yang tidak bisa menyelesaikan masa jabatannya hingga 2019.

Pada 2015, dia ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang direspon dengan pengunduran diri sebagai wakil rakyat. Kursi Rio Capella kemudian diserahkan kepada Anarulita Muchtar, peraih suara terbanyak kedua di bawah bekas Sekjen Nasdem itu.

Anarulita, Elva Hartati dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Susi Marleny Bachsin dari Partai Gerindra, dan Dewi Coryati dari Partai Amanat Nasional menjadi srikandi Bengkulu di Senayan. Pada Pileg 2019, mereka juga kembali didaftarkan partai masing-masing sebagai caleg di Dapil Bengkulu.

Namun, ancaman datang dari partai kompetitor yang tidak mendapatkan kursi dalam kontestasi 5 tahun lalu. Teror paling serius adalah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mengusung Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

Eko memang bukan orang Bengkulu. Latar belakangnya pun adalah eksekutif perusahaan selama puluhan tahun. Meski demikian, posisi menteri dan label tokoh nasional praktis memudahkan PKB menjual nama Eko.

Pada Pileg 2014, PKB menempati nomor urut enam dengan 81.522 suara, berselisih kurang 12.000 suara dari peringkat empat. Jika modal suara 2014 berhasil dipertahankan plus faktor elektoral Eko terbukti, tentu di atas kertas satu kursi bisa direbut partai tersebut.

Meski demikian, Eko dan caleg lain harus menghadapi emak-emak yang jelas tidak rela kursi empuknya digoyang.

 PETAHANA DAPIL BENGKULU   

Partai Politik

Petahana 

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 

Elva Hartati 

Partai Gerindra 

Susi Marleny Bachsin 

Partai Amanat Nasional 

Dewi Coryati 

Partai Nasdem 

Anarulita Muchtar

PEMILIH DAPIL BENGKULU 

Kabupaten/Kota 

DPT 

Kota Bengkulu 

248.622 

Bengkulu Utara 

210.114 

Bengkulu Tengah 

82.123 

Mukomuko 

126.249 

Rejang Lebong 

203.336 

Lebong 

77.225 

Kepahiang 

108.405 

Bengkulu Selatan 

115.777 

Kaur 

89.564 

Seluma 

137.693 

Total 

1.399.108 

 Sumber: KPU, DPR, diolah 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr bengkulu caleg dapil
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top