Mantan Pesaing Hillary Clinton, Bernie Sanders Kembali Calonkan Diri Sebagai Presiden AS

Bernie Sanders kembali terjun ke bursa calon presiden Demokrat setelah sempat kalah dari Hillary Clinton pada pemilihan 2016 lalu
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  07:33 WIB
Mantan Pesaing Hillary Clinton, Bernie Sanders Kembali Calonkan Diri Sebagai Presiden AS
Capres AS, Senator Bernie Sanders - Reuters/Katherine Taylor

Bisnis.com, JAKARTA - Senator asal Vermont, Bernie Sanders kembali mencalonkan diri sebagai wakil Partai Demokrat untuk pemilihan presiden Amerika Serikat 2020 mendatang. Lewat video resmi pengumumannya, Sanders (77) secara gamblang menyerang Presiden Donald Trump dan menyebut sang petahana sebagai sosok yang "rasis" dan "pembohong ulung".

Sanders akan bergabung dalam persaingan para kandidat Demokrat lain yang juga mengincar nominasi presiden untuk melawan Trump dari Partai Republik. Persaingan dalam Demokrat dipastikan bakal sulit, mengingat banyaknya kandidat yang maju dalam bursa calon presiden kali ini.

Ini bukan kali pertama Sanders terjun ke arena pencalonan presiden untuk mewakili Demokrat. Pada 2016 lalu, Sanders yang membawa sejumlah janji progresif gagal mewakili Demokrat setelah kalah dari Hillary Clinton.

"Kita bersaing melawan presiden yang merupakan seorang pembohong ulung, seorang penipu, rasis, seksis, xenophobia, dan seseorang yang merusak demokrasi Amerika," kata Sanders dalam pengumuman resminya, mengutip Reuters, Rabu (20/2/2019).

"Saat ini kita membutuhkan kepemimpinan yang bisa menyatukan," sambungnya.

Dalam pencalonan kali ini, Sanders mengusung sejumlah kebijakan yang mencakup jaminan kesehatan untuk seluruh masyarakat, peningkatan upah minimun, dan isu perubahan iklim. 2016 lalu ketika bersaing dengan Clinton, kampanye yang ia usung berhasil menarik banyak dukungan dari pemilih muda.

Sanders memasuki arena perlombaan ini dengan keunggulan yang jelas. Ia dikenal baik oleh publik dan pendukung Demokrat tentu mengingat keberaniannya melawan Hillary Clinton. Pencalonannya kala itu dipandang fenomenal karena Clinton adalah figur politikus terkemuka.

Kendati namanya juga unggul dalam sejumlah survei, jalan Sanders untuk menjadi calon Demokrat dipastikan bakal menghadapi rintangan yang besar. Selain usia yang tak lagi muda, Partai Demokrat kini diisi oleh suara-suara yang lebih beragam, termasuk perempuan dan minoritas yang sulit dimenangkan Sanders pada 2016.

Pesaing Sanders nanti pun didominasi oleh perempuan. Di antaranya adalah rekan sesama senator Elizabeth Warren, Kamala Harris, Amy Klobuchar, dan Kirsten Gillibrand.

Nama lain yang turut serta dalam persaingan ini adalah Cory Booker dan mantan wali kota San Antonio Julian Castro.

Pemilihan pendahulu (primaries) dan kaukus akan mulai dilaksanakan pada Februari 2020 di negara bagian Iowa. Kandidat Demokrat yang memenangi pemilihan ini diperkirakan akan bersaing melawan wakil Republik Donald Trump.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pilpres as

Sumber : Reuters

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top