Bareskrim Polri Amankan Kurir Narkotika Jaringan Malaysia-Surabaya-Jakarta

Bareskrim Mabes Polri menangkap kurir narkotika jaringan Malaysia-Surabaya-Jakarta atas nama Herman Sutjiono alias Liang. Tersangka berencana memasukkan narkotika jenis sabu yang disamarkan melalui pengiriman lampu downlight sebanyak 22 koli ke Indonesia.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  14:59 WIB
Bareskrim Polri Amankan Kurir Narkotika Jaringan Malaysia-Surabaya-Jakarta
Tersangka Herman Sutjiono alias Liang bersama barang bukti 33 kg narkoba jenis sabu yang dikirimkam dengan cara disamarkan di dalam 22 koli lampu downlight - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi

Bisnis.com, JAKARTA--Bareskrim Mabes Polri menangkap kurir narkotika jaringan Malaysia-Surabaya-Jakarta atas nama Herman Sutjiono alias Liang. Tersangka berencana memasukkan narkotika jenis sabu yang disamarkan melalui pengiriman lampu downlight sebanyak 22 koli ke Indonesia.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar mengungkapkan tersangka mendapatkankan barang haram tersebut dari tersangka Bobi yang kini buron dan tinggal di Malaysia.

Krisno menjelasakan narkotika jenis sabu dengan berat 30 kilogram tersebut dikirimkan oleh Bobi dari negara Malaysia ke Surabaya dengan tujuan kediaman tersangka Herman Sutjiono di Komplek Ruko Gunung Anyar Jaya Nomor 52 Surabaya.

"Rencananya barang haram itu mau dibawa lagi dari Surabaya ke Jakarta oleh kurir narkoba atas nama Liang ini. Namun, setelah barang itu ada di Surabaya langsung kami amankan bersama tersangka Liang," tutur Krisno, Rabu (20/2/2019).

Krisno mengakui pihaknya mendapatkan informasi mengenai pengiriman paket mencurigkan berupa paket lampu downlight 22 koli dari Malaysia dengan tujuan Surabaya dari petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta.

"Setelah dilakukan pengecekan dengan x-ray, dapat diketahui bahwa itu adalah lampu yang didalamnya ada narkotika jenis sabu," katanya.

Krisno menjelaskan bahwa tersangka Liang akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsidair Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancaman hukuman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup dan paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
narkoba

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top