Lawan Trump, Gubernur California Tarik Pasukan dari Perbatasan Meksiko

Menentang kebijakan Presiden AS Donald Trump, Gubernur California Gavin Newsom menandatangani perintah untuk menarik lebih dari dua pertiga tentara Garda Nasional dari perbatasan AS dan Meksiko.
John Andhi Oktaveri | 12 Februari 2019 11:30 WIB
Polisi perbatasan Amerika Serikat dan pekerja proyek tembok perbatasan berdiri di dekat ekskavator proyek pembangunan tembok perbatasan antara El Paso dan Ciudad Juarez di wilayah Meksiko, Selasa 5 Februari 2019. - Reuers/Jose Luis Gonzalez

Bisnis.com, JAKARTA — Menentang kebijakan Presiden AS Donald Trump, Gubernur California Gavin Newsom menandatangani perintah untuk menarik lebih dari dua pertiga tentara Garda Nasional dari perbatasan AS dan Meksiko.
 
Newsom mengatakan bahwa 360 personel Garda Nasional akan ditarik, sedangkan 100 lainnya masih akan berjaga di perbatasan sebagai bagian dari satuan tugas untuk memberantas perdagangan narkoba.
 
"Semua masalah perbatasan ini adalah krisis yang dibuat-buat. Kami tidak tertarik ikut serta dalam teater politik," ujarnya sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (12/2/2019).
 
Politikus Partai Demokrat itu kemudian mengatakan bahwa penerobosan perbatasan oleh imigran ilegal sudah berkurang, bahkan mencapai angka terendah sejak 1971. Selain itu, populasi imigran tak berdokumen juga merosot hingga titik terendah dalam sepuluh tahun terakhir.

Hal itu bertolak belakang dengan narasi Trump yang selama ini menyiratkan imigrasi sebagai salah satu masalah terbesar AS.
 
"Ini murni politik, titik," tegas Newsom.

Sebelumnya, Gubernur New Mexico Michelle Lujan Grisham juga menarik sebagian besar pasukan dari perbatasan daerahnya dengan Meksiko.
 
"Saya menolak anggapan pemerintah federal bahwa ada krisis keamanan nasional yang luar biasa di perbatasan selatan negara kita, di mana justru beberapa komunitas di sana merupakan yang paling aman di negara ini," ujarnya.

Perintah penarikan pasukan dilakukan Grisham beberapa saat sebelum Trump menyampaikan pidato kenegaraannya di Gedung Capitol. 
 
Trump memberlakukan pengetatan kebijakan imigrasi, termasuk penjagaan di perbatasan, sejak akhir 2017. Presiden AS ke-45 itu menganggap gelombang imigran ilegal dari Meksiko dan sejumlah negara Amerika Selatan lainnya mulai mengkhawatirkan.

Tag : amerika serikat, kebijakan imigrasi trump
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top