8 Calon Sekjen KY Jalani Seleksi Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural

Komisi Yudisial membuka seleksi terbuka calon Sekretaris Jenderal. Pendaftaran online dimulai sejak 12 November 2018, kemudian diperpanjang sebanyak tiga kali hingga ditutup secara resmi pada 23 Januari 2019.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 06 Februari 2019  |  19:09 WIB
8 Calon Sekjen KY Jalani Seleksi Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural
Gedung Komisi Yudisial Republik Indonesia. 8 calon sekjen jalani seleksi kompetensi manajerial dan sosio kultural. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Yudisial membuka seleksi terbuka calon Sekretaris Jenderal. Pendaftaran online dimulai sejak 12 November 2018, kemudian diperpanjang sebanyak tiga kali hingga ditutup secara resmi pada 23 Januari 2019.

Untuk mengisi posisi tersebut, dibentuk panitia seleksi yang diketuai Surat Indrijarso serta empat anggota yaitu Cecep Sutiawan, Widodo Ekatjahjana, Hendro Witjaksono, dan Suparman Marzuki.

Sejak pendaftaran ditutup, pansel menerima 11 orang peserta seleksi terbuka calon Sekjen KY.

Para calon menjalani serangkaian tes, di antaranya seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak, seleksi kompetensi manajerial dan sosio kultural melalui metode assessment centre, penulisan makalah bahan presentasi, pemaparan makalah dan wawancara akhir.

"Berdasarkan hasil seleksi administrasi, pansel meluluskan 8 orang calon Sekjen KY, yaitu, Ahmad Rekotomo, Amar Ahmad, Benius, Haposan Saragih, Heru Purnomo, Makmuri, Mochamad Beni Nugraha, dan Tubagus Rismunandar," demikian keterangan tertulis dari Pusat Analisis dan Layanan Informasi KY, Rabu (6/2/2019).

Kedelapan calon tersebut selanjutnya akan menjalani seleksi komptensi manajerial dan sosio kultural melalui metode assessment centre pada Rabu dan Kamis, 6 hingga 7 Februari 2019 di PPM Manajemen di Jalan Menteng Raya No. 9-19 Jakarta Pusat.

Posisi Sekjen KY sebelumnya dijabat Danang Wijayanto. Kini posisi pelaksana tugas (Plt) Sekjen dijabat Kepala Biro Perencanaan dan Kepatuhan Internal Ronny Dolfinus Tulak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
komisi yudisial

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top