Foto Pernikahan di Gereja Beredar, Ini Klarifikasi Richard Muljadi

Richard Muljadi, terdakwa kasus narkoba, mengakui foto pernikahannya yang beredar di media sosial benar adanya serta diambil saat dia dan pasangannya menggelar pemberkatan pernikahan di Gereja Katedral, Jumat (1/2/2019).
JIBI
JIBI - Bisnis.com 03 Februari 2019  |  08:43 WIB
Foto Pernikahan di Gereja Beredar, Ini Klarifikasi Richard Muljadi
Foto pernikahan Richard Muljadi dengan Shalvynne Chang. - Instagram @lambe_turah

Bisnis.com, JAKARTA -- Richard Muljadi, terdakwa kasus narkoba, memberi klarifikasi atas foto pernikahannya dengan Shalvyne Chang yang beredar di media sosial. 

Dia mengakui foto tersebut benar adanya dan diambil saat dia dan Shalvyne menggelar pemberkatan pernikahan di Gereja Katedral, Jumat (1/2/2019).

“Saya betul datang ke Gereja Katedral untuk melakukan pemberkatan, sebagaimana mestinya saya menjalankan kewajiban sesuai agama yang saya peluk,” kata Richard melalui keterangan tertulisnya, seperti dilansir Tempo, Minggu (3/2).

Dia mengaku sadar foto tersebut dapat menjadi perdebatan karena sekarang dirinya masih menjalani proses hukum terkait kepemilikan kokain. Cucu Kartini Muljadi, salah satu orang terkaya Indonesia, itu ditangkap polisi pada 22 Agustus 2018.

"Saya menghargai proses hukum yang sedang berlangsung, maka pernikahan secara resmi (di catatan sipil) akan dilaksanakan setelah proses ini semua selesai," ujar Richard.

Jadwal acara di gereja itu disebut sangat padat dan dia pun harus menunggu giliran agar bisa melaksanakan pemberkatan di sana. Oleh karena itu, Richard berupaya memenuhi jadwal yang disediakan gereja, yaitu 1 Februari 2019.

Dia mengklaim sudah mendapatkan izin dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur untuk menjalani pemberkatan tersebut. 

"Saya memohon kepada saudara-saudari memahami niat baik saya."

Pengacara Richard Muljadi Baso Fakhrudin menyebutkan pemberkatan pernikahan Richard semula dijadwalkan diselenggarakan pada 6 September 2018. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kasus narkoba

Sumber : Tempo

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top