Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Panja KER BKSAP DPR Kunjungan Kerja ke Provinsi Banten

Untuk memastikan sektor industri di daerah mampu bersaing secara global, sejumlah anggota Panitia Kerja (Panja) Kerja Sama Ekonomi Regional (KER) DPR hari ini, Selasa (29/1/2019) melakukan kunjungan kerja ke kawasan industri di Provinsi Banten.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 29 Januari 2019  |  12:20 WIB
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR RI Juliari P. Batubara (kiri) dan Witjaksono Adji, Deputy Chief of Mission Kedubes RI dan Perwakilan Tetap di PBB dan Organisasi Internasional Lain di Wina, Austria mendengarkan paparan dari Siemens, di fasilitasnya di Wina, Selasa (22/5/2018). Kunjungan ke Siemens Mobility di Wina merupakan salah satu rangkaian kunjungan BKSAP ke Austria. - JIBI/Indyah Sutriningrum
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR RI Juliari P. Batubara (kiri) dan Witjaksono Adji, Deputy Chief of Mission Kedubes RI dan Perwakilan Tetap di PBB dan Organisasi Internasional Lain di Wina, Austria mendengarkan paparan dari Siemens, di fasilitasnya di Wina, Selasa (22/5/2018). Kunjungan ke Siemens Mobility di Wina merupakan salah satu rangkaian kunjungan BKSAP ke Austria. - JIBI/Indyah Sutriningrum

Bisnis.com, TANGERANG - Untuk memastikan sektor industri di daerah mampu bersaing secara global, sejumlah anggota  Panitia Kerja (Panja) Kerja Sama Ekonomi Regional (KER) DPR hari ini, Selasa (29/1/2019) melakukan kunjungan kerja ke kawasan industri di Provinsi Banten.

Selain bertemu dengan Bupati Tangerang Zaki Iskandar dan jajaran  Kepala Dinas Pemerintah Kabupatan Tangerang, rombongan yang dipimpin oleh Ketua Panja KER, Juliari P Batubara juga akan berkunjung ke Kawasan Industri Cikupa Mas atau Kawasan Industri Balaraja. 

Turut dalam rombongan kunjungan kerja selama dua hari itu di antaranya Aggota Panja KER Jazuli Juwaini (PKS) dan Roy Suryo dari Fraksi Demokrat DPR.

BKSAP menyebut kunjungan kerja itu dilakukan sebagai bentuk fungsi kedewanan dalam menyerap aspirasi pelaku industri, terutama di sektor industri manufaktur. 

BKSAP DPR merupakan alat kelengkapan bersifat tetap yang memiliki mandat diplomasi parlemen. Dalam menjalankan fungsi tersebut, visi diplomasi DPR diarahkan pada penguatan diplomasi Pemerintah RI. 

Dalam hal ini BKASP kemudian membentuk Panja KER untuk mendukung visi diplomasi ekonomi. Tujuannya agar pelibatan pemerintah dalam kesepakatan-kesepakatan kerja sama  ekonomi, baik melalui MoU bilateral, Fee Trade Agreements maupun peleburan dalam kawasan ekonomi bersama, selalu merefleksikan kepentingan rakyat, menurut BKSAP.

Memasuki tahun 2019, industri manfaktur masih menjadi unggulan Indonesia. Tahun lalu, industri manufaktur memberikan kontribusi sebesar 20,27% terhadap perekonomian nasional.

 Oleh karena, itu pemerintah masih fokus pada pengembangan industri itu untuk meningkatkan daya saing nasional di tengah liberalisasi ekonomi.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top