Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wakil Direktur Komunikasi TKN Jokowi-Ma’ruf, Ipang Wahid, Dalang Tabloid Indonesia Barokah?

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, menuding Irfan atau Ipang Wahid merupakan dalang Tabloid Indonesia Barokah.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 28 Januari 2019  |  09:26 WIB
Politisi Gerindra Andre Rosiade. - JIBI/Jaffry Prabu Prakoso
Politisi Gerindra Andre Rosiade. - JIBI/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, menuding Irfan atau Ipang Wahid merupakan dalang Tabloid Indonesia Barokah.

Tudingan ini berangkat dari jejak digital Wakil Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf Amin di situs Indonesiabarokah.com. Andre berpendapat situs Indonesiabarokah.com memiliki hubungan dengan Tabloid Indonesia Barokah.

"Kalau websitenya indonesiabarokah.com pasti tabloidnya Indonesia Barokah," kata Andre padaMinggu (27/1/2019).

Andre menyebut Ipang pernah mengirim video ke situs Indonesiabarokah.

Andre meminta kepada Dewan Pers dan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas berbagai temuan-temuan yang menjadi kecurigaannya itu, termasuk mengusut jejak digital Ipang Wahid.

Tabloid Indonesia Barokah dilaporkan beredar di pesantren dan pengurus masjid di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Di Jawa Barat, tabloid itu ditemukan di 20 kabupaten dan kota. Peredaran surat kabar ini ditangani oleh Bawaslu di provinsi-provinsi tersebut.

Ipang Wahid membantah tuduhan Andre.

"Demi Allah, saya tegaskan bahwa saya bukan pembuat Tabloid Indonesia Barokah," ujar Ipang Wahid, Ahad malam, 27 Januari 2019.

 Ipang mengakui memang pernah mengirimkan video ke situs indonesiabarokah.com. Video tersebut ia kirim sekitar tiga bulan lalu.  Yaitu ‘Islam itu Indah’, ‘Deddy Mizwar’ dan ‘Parodi Bohemian.

Sepemahaman Ipang, indonesiabarokah.com merupakan sebuah platform terbuka yang sebagian besar kontennya berisi tentang dakwah, di sana siapapun bisa berkontribusi mengirimkan konten-konten kreatif.

"Enggak ada hubungannya website dengan tabloid. Saya tidak tahu siapa yang membuat tabloid karena semua bebas membuat karya konten kreatif, dengan segala bentuknya," ujar dia.

Ipang juga mengaku tidak tahu siapa pengelola website tersebut. Termasuk admin akun media sosial Indonesia Barokah, seperti twitter, facebook dan instagram.

Pelaku usaha advertising ini juga mengklarifikasi informasi yang beredar di media sosial bahwa ada 'orangnya' yang bernama Nizar, yang mengelola web indonesiabarokah.com tersebut.

Ipang menyebut, Nizar memang salah satu orang yang bekerja di kantornya. "Jadi dia beli hosting sudah lama. Pada waktu kawan-kawan ada yang mau bikin web, mereka pakai hosting itu, karena dipakai juga untuk kerjaan kantor lain. Jadi tidak spesifik dibeli untuk Indonesia Barokah. Jadi enggak ada urusannya," ujar Ipang.

Ipang sendiri mengaku tidak tahu-menahu saat anak buahnya itu membeli hosting dan membuat web. Nizar bekerja di salah satu digital agency milik Ipang Wahid. "Kalau saya dihubung-hubungkan karena namanya sama, ya saya juga enggak mau dituduh-tuduh. Makanya saya klarifikasi," kata dia mengklarifikasi tudingan di balik Tabloid Indonesia Barokah.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prabowo subianto Pilpres 2019

Sumber : Tempo

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top