Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ahok Bebas, Arsul Sani: Ngapain TKN harus Bicarakan Ahok?

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani mengatakan pihaknya tidak pernah mengajak atau membicarakan secara khusus wacana akan bergabungnya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan tim pendukung paslon Capres Jokowi-Ma’ruf Amin.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 24 Januari 2019  |  14:44 WIB
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok menyelesaikan proses administrasi di Rutan Mako Brimob sebelum bebas hari ini, Kamis (24/1). - Instagram @basukibtp
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok menyelesaikan proses administrasi di Rutan Mako Brimob sebelum bebas hari ini, Kamis (24/1). - Instagram @basukibtp

Bisnis.com, JAKARTA—Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani mengatakan pihaknya tidak pernah mengajak atau membicarakan secara khusus wacana akan bergabungnya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan tim pendukung paslon Capres Jokowi-Ma’ruf Amin.

"Jadi yang bisa saya katakan selama ini TKN itu tidak pernah membicarakan soal Ahok misalnya 'gimana ini kalau nanti kita ajak bergabung?' nggak, nggak pernah. Karena masih banyak hal lain yang ingin kita kerjakan,” ujarnya, Kamis (24/1/2019).

Pagi hari ini, Kamis (24/1/2019) Ahok menghirup udara bebas setelah mejadi tahanan dengan vonis dua tahun penjara.

“Ahok juga tidak menjadi subjek pembicaraan yang pernah diangkat dalam pertemuan TKN," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Kamis (24/1/2019).

Hanya saja Arsul berharap ada perubahan dari sikap Ahok dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

Menurut dia, jangan sampai peristiwa masa lalu (peninstaan agama) terulang kembali.

"Ya kita kan siapa saja tidak hanya untuk Pak Ahok. Semua ketika kita berstatement di depan publik itu harus terukur tidak hanya kita ini bicara apa yang saya sampaikan ini ga salah kan? Ga salah tuh satu hal, tetapi kegaduhan (menjadi) hal lain juga yang harus kita pertimbangkan," ujarnya.

Selama ditahan, Ahok tiga kali mendapat remisi, yakni 15 hari pada Natal 2017, pemotongan masa tahanan selama 2 bulan pada Agustus 2018. Dia juga mendapat remisi satu bulan saat Natal 2018. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ahok
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top