Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wapres Jusuf Kalla: Infrastruktur Harus Efisien

Wakil Presiden Jusuf Kalla menekankan bahwa pembangunan infrastruktur ke depan harus lebih efisien.
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 22 Januari 2019  |  15:50 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) bersama Ketua Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi (kanan) menyaksikan siaran langsung Debat Pertama Capres & Cawapres 2019 di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Hafidz Mubarak A
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) bersama Ketua Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi (kanan) menyaksikan siaran langsung Debat Pertama Capres & Cawapres 2019 di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Hafidz Mubarak A

Kabar24.com, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla menekankan bahwa pembangunan infrastruktur ke depan harus lebih efisien.

Dia menyoroti beberapa pembangunan infrastruktur yang dinilainya tak efisien khususnya yang terkait transportasi.

Sebelumnya, Wapres Kalla menyebut pembangunan LRT di kawasan Jabodebek terlalu mahal. Hal itu diungkapkannya kembali dalam acara Indonesia Development and Bussiness Summit.

"Infrastruktur juga harus efisien. Saya minta maaf beberapa minggu lalu saya menyampaikan kenapa kita membikin LRT di atas jalan tol, kenapa semahal itu. Kenapa membikinnya elevated. Akibatnya jalan tol tidak bisa diperlebar lagi," katanya, Selasa (22/1/2019).

Dia pun menyebut biaya pembangunan tersebut 10 kali lipat dibandingkan dengan pembangunan di bawah.

Oleh karena itu dia menekankan, pelaku usaha konstruksi jangan sekadar membangun.

Tapi harus pula mengutamakan manfaat dengan studi yang baik. Wapres Kalla pun mengomentari masalah pembangunan jalur kereta api di Sulawesi dari Makassar ke Manado.

"Barang apa mau diangkut dari utara ke selatan. Enggak ada. Saya minta hanya oerpendek saja di Sulawesi untuk keperluan industri. Kebutuha ln yang memperbaiki industri. Kalau barang dan orang tidak efisien. Kereta api hanya efisien di Jawa karena penduduk 160 juta," ujarnya.

Selain itu Wapres Kalla pun mengkritisi pembangunan LRT di Palembang. Moda transportasi itu, kata dia, hanya dioergunakan turis lokal.

Oleh karena itu menurutnya hal-hal tersebut harus diperbaiki secara ekonomis. Sehingga manfaatnya lebih dapat dirasakan. 

"Sekarang LRT Palembang jadi turis lokal datang coba satu kali selesai.Banyak hal-hal secara ekonomis bukan hanya secara teknis tapi kita harus perbaiki secara ekonomis. Kalau jalan di daerah sangat penting. Ini tanggung jawab kita semua untuk melihat itu sebagai bagian daripada evaluasi meningkatkan infrastruktur tapi juga manfaatnya bagaimana," tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur jusuf kalla
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top