Masyarakat Talaud Tetap Beraktivitas Normal Pascagempa Magnitudo 7,1

Masyarakat di Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara masih beraktivitas seperti biasa pascagempa berkekuatan magnitudo 7,1 terjadi pada Sabtu (29/12/2018).
Masyarakat Talaud Tetap Beraktivitas Normal Pascagempa Magnitudo 7,1 Newswire | 29 Desember 2018 15:09 WIB
Masyarakat Talaud Tetap Beraktivitas Normal Pascagempa Magnitudo 7,1
Ilustrasi gempa. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Masyarakat di Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara masih beraktivitas seperti biasa pascagempa berkekuatan magnitudo 7,1 terjadi pada Sabtu (29/12/2018).
 
Staf Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kep. Talaud yang bertugas di Pulau Miangas, Sepno Lantaa, mengatakan masyarakat tetap beraktivitas dengan normal. 
 
Nelayan pun tetap melaut seperti biasa. Kondisi laut disebut normal, yakni tidak terjadi surut air laut maupun gelombang pasang.
 
"Masih normal-normal saja, tidak terpengaruh, kondisi laut masih seperti biasa," ujarnya, seperti dilansir Antara.
 
Meski guncangan akibat gempa terasa kuat selama beberapa saat, tapi Sepno menyatakan tidak ada rumah warga yang rusak. Masyarakat pun tidak ada yang mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
 
Gempa ini berpusat di tenggara Filipina dan diakibatkan oleh subduksi lempeng Laut Filipina yang menghunjam ke bawah Pulau Mindanao. Di Indonesia, gempa tersebut terutama dirasakan di Melonguane, Kabupaten Kep. Talaud, dalam skala intensitas IV Modified Mercalli Intensity (MMI).
 
Gempa juga turut dirasakan di daerah Tahuna, Kabupaten Kep. Sangihe, Siau Sitaro, Tobelo, Morotai, Manado, Ternate, dan Jailolo. 
 
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Kep. Sangihe dan Kep. Talaud untuk tetap tenang serta tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab karena gempa ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gempa, sulawesi utara

Sumber : Antara

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top