Mendagri ingatkan Kepala Daerah Fokus Bangun Tata Kelola Pemerintahan

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan seluruh kepala daerah maksimal dalam membangun hubungan tata kelola pemerintahan di wilayah masing-masing.
Rayful Mudassir | 26 November 2018 23:11 WIB
Mendagri Tjahjo Kumolo memberikan pengarahan dalam Forum Komunikasi dan Konsultasi Nasional antara Pemerintah dan Ormas di Jakarta, Selasa (6/11/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan seluruh kepala daerah maksimal dalam membangun hubungan tata kelola pemerintahan di wilayah masing-masing.

Dia juga mengingatkan arahan Presiden Jokowi terkait membangun hubungan tata kelola pemerintah pusat dan daerah yang harus semakin efektif dan efisien dalam mempercepat reformasi birokrasi dan memperkuat otonomi daerah.

Fokus Pemerintah Pusat kata dia untuk memastikan program strategis pusat itu bisa berjalan di provinsi dan di kabupaten/kota, seiring dengan program skala prioritas gubernur terpilih bupati dan walikota terpilih sebagaimana janji kampanye pada saat Pilkada.

“Begitu terpilih, janji kampanye itulah yang harus dijabarkan dalam rencana program di masing-masing daerah. Oleh karena itu, sinergi antara kepala daerah dan DPRD itu sangat penting, baik dalam perencanaan anggaran, menyusun program strategis daerah kemudian menyusun perda-perda dan fungsi-fungsi pengawasan dari DPRD harus bisa berjalan secara proporsional," katanya melalui rilis Senin (26/11/2018)

Dia menegaskan bahwa kepala daerah harus lebih memahami kondisi situasi geografis yang ada dimasing-masing daerah, jadi program pusat melalui DAK dan DAU atau bantuan kementerian yang lain harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada, pungkasnya.

Tjahjo Kumolo menjadi pembuka diklat kepala daerah, wakil kepala daerah dan ketua DPRD gelombang Ke-II di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri.

Diklat kali ini diapresiasi olehnya lantaran dihadiri 548 kepala daerah hasil Pilkada serentak 3 kali, yaitu di tahun 2015, 2017 dan 2018.

Tag : mendagri
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top