Ahmad Rofiq: Korupsi di Muhammadiyah Adalah Tabu, Kasus Kemah Kebangsaan yang Pertama

Mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Ahmad Rofiq mengatakan bahwa kasus korupsi dalam Muhammadiyah adalah hal yang tabu.
Muhammad Ridwan | 26 November 2018 22:23 WIB
Sandiaga Uno (tengah) berjabat tangan dengan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) dan mantan Menteri ESDM Sudirman Said (kanan) saat deklarasi dukungan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Roemah Djoeang, Jakarta, Jumat (21/9). Dahnil Anzar Simanjuntak yang ditunjuk sebagai Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden 2019. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Ahmad Rofiq mengatakan bahwa kasus korupsi dalam Muhammadiyah adalah hal yang tabu. 

Kasus Kemah Kebangsaan adalah yang pertama kalinya terjadi dalam sejara Muhammadiyah.  

“Di Muhammadiyah itu soal korupsi itu sangat tabu. Jangankan miliaran. 100, 200 perak itu dikorupsi jadi aib, apalagi ada kesalahan administrasi yang begitu besar,” ujarnya di Rumah Cemara 19, Jakarta, Senin (26/11/2018).

Ia mendesak Ketua PP Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjutak untuk bertanggung jawab atas kasus tersebut.

“Ini adalah pertama kali dan menurut saya dia telah membawa Muhammadiyah dalam konteks ini ya harus segera ia selesaikan dan tanggung jawab,” ucapnya.Sebelumnya pihak kepolisian menyatakan adanya dugaan anggaran fiktif dalam Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pihak Pemuda Muhammadiyah pada acara Apel dan Kemah Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia yang diinisiasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengungkapkan hal tersebut berkaitan dengan pemeriksaan Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah dan Ahmad Fanani, Ketua Panitia acara tersebut sekaligus Pimpinan Pusat PP Pemuda Muhammadiyah pada Jumat (23/11/2018).

Tag : Pilpres 2019
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top