Indonesia Mendominasi Antrean UNESCO’s World Heritage

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengungkapkan bahwa Indonesia mendominasi antrean UNESCO’s World Heritage.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh - Bisnis.com 24 Oktober 2018  |  19:25 WIB
Indonesia Mendominasi Antrean UNESCO’s World Heritage
Mendikbud Muhadjir Effendy: Indonesia mendominasi antrean UNESCOs World Heritage. - Bisnis/Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengungkapkan bahwa Indonesia mendominasi antrean UNESCO’s World Heritage.

"Kita memang sangat kaya ya dengan kebudayaan, dan kita memang mendominasi antrean di UNESCO untuk pengakuan terhadap warisan [budaya] dunia, kita ngantre paling banyak ini," tutur Muhadjir sambil tersenyum.

Hal itu disampaikan Mendikbud usai jumpa media 4 Tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di kantor Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Rabu (24/10/2018) sore.

Muhadjir mengatakan bahwa Kemendikbud yang salah satu tugasnya adalah memajukan kebudayaan Indonesia sudah mengajukan 30 warisan budaya Indonesia untuk diakui UNESCO, salah satunya adalah Pencak Silat.

"Tetapi karena setiap tahun hanya boleh satu sehingga yang kita ajukan tahun ini adalah gamelan, mudah-mudahan bisa lolos," lanjutnya.

Menurut Muhadjir, Direktur UNESCO untuk bidang warisan dunia sampai geleng-geleng kepala melihat begitu banyaknya warisan budaya Indonesia yang diajukan untuk diakui dunia.

"Dia bilang negara Anda negara superpower di bidang kebudayaan, karena tidak ada [negara] yang lain yang seberingas ini mengajukan usulan [warisan budaya]," tutur Muhadjir sambil tertawa.

Gamelan terpilih di urutan pertama sebagai warisan budaya Indonesia yang diharapkan diakui UNESCO. Alasannya, menurut mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut, pesona gamelan sudah banyak dinikmati di seluruh dunia.

"Hampir seluruh negara di dunia ini mengadopsi gamelan. Di Inggris ada 230 komunitas gamelan," kata Mendikbud.

Muhadjir mengungkapkan bahwa gamelan dan pencak silat menjadi favorit para pelajar luar negeri yang belajar seni dan kebudayaan di Indonesia. Mereka belajar selama satu tahun melalui program Darmasiswa yang dicanangkan Kemendikbud.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mendikbud, unesco, Pencak Silat, Gamelan

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top