WhatsApp Memblokir Ratusan Ribu Akun Tangkal 'Kegilaan' Politik Pemilu

WhatsApp memblokir ratusan ribu akun di Brasil karena ingin berjuang melawan spam, misinformasi, dan kegilaan politik lainnya menjelang pemilihan umum di negara terbesar di Amerika Latin itu.
M. Richard | 20 Oktober 2018 12:49 WIB
Aplikasi WhatsApp terlihat di layar ponsel. - Reuters/Thomas White

Bisnis.com, JAKARTA – WhatsApp memblokir ratusan ribu akun di Brasil karena ingin berjuang melawan spam, misinformasi, dan kegilaan politik lainnya menjelang pemilihan umum di negara terbesar di Amerika Latin itu.

Juru bicara Whatsapp mengatakan korporasi memiliki teknologi mutakhir untuk mendeteksi spam yang mengidentifikasi akun dengan perilaku tidak normal sehingga mereka tidak dapat digunakan untuk menyebarkan spam atau misinformasi.

"Kami juga mengambil langkah hukum segera untuk mencegah perusahaan mengirim pesan massal melalui WhatsApp dan telah mencekal akun yang terkait dengan perusahaan tersebut," katanya dikutip dari laman Bloomberg, Sabtu (20/10/2018).

Dia menjelaskan, Facebook memang menyiapkan ruang perang untuk menemukan dan menghapus informasi yang salah, pidato kebencian, dan konten merusak lainnya selama pemilihan Brasil bulan ini.

Hanya saja, hal tersebut agak sulit diaplikasikan pada whatsapp, yang dienkripsi dan hampir tidak mungkin untuk dipantau. Sehingga, pilihan untuk memblokir merupakan satu-satunya jalan.

Adapun, pemilihan umum Brasil akan dilaksanakan pada 28 Oktober, dimana politisi sayap kanan Jair Bolsonaro akan menghadapi kandidat Partai Pekerja pekerja sayap kiri, Fernando Haddad.

Pada Kamis (18/10), yang terakhir menuduh pesaingnya menerima donasi perusahaan ilegal dan tidak diumumkan setelah surat kabar lokal Folha de S.Paulo melaporkan perusahaan membayar untuk kampanye media sosial massa melawan Haddad.

Selanjutnya, Bolsonaro menulis di Twitter bahwa pihak lawannya "tidak dirusak oleh berita palsu, melainkan oleh KEBENARAN."

WhatsApp membalas pernyataan tersebut dan mengatakan bahwa itu tuduhan serius. "Kami berkomitmen untuk memperkuat kebijakan WhatsApp secara merata dan dengan cara yang adil untuk melindungi pengalaman pengguna," tambahnya.

WhatsApp mengonfirmasi bahwa memblokir akun anak Bolsonaro, yakni Flavio, dikarenaka pesan spamnya beberapa hari yang lalu.

Perusahaan mengatakan itu tidak terkait dengan tuduhan pada hari Kamis dan mencatat bahwa itu pemblokiran tersebut ada hubungannya dengan mantan presiden Brazil, Dilma Rousseff, seorang anggota Partai Buruh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
brasil, pemilu, whatsapp

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top