Didenda Israel karena Hasut Lorde, Aktivis Pro-Palestina Malah Galang Donasi

Keduanya memulai aksi penggalangan setelah pengadilan Israel mendenda mereka atas tuduhan menghasut penyanyi pop Lorde untuk membatalkan konsernya di Tel Aviv tahun lalu.
Iim Fathimah Timorria | 14 Oktober 2018 12:35 WIB
Lorde di Golden Globe Awards 2015 - Reuters

Bisnis.com, MELBOURNE - Dua aktivis pro-Palestina asal Selandia Baru Justine Sachs dan Nadia Abu-Shanab berhasil menggalang dana sebesar NZ$14.000 (US$9.108,4).

Keduanya memulai aksi penggalangan setelah pengadilan Israel mendenda mereka atas tuduhan menghasut penyanyi pop Lorde untuk membatalkan konsernya di Tel Aviv tahun lalu.

Pekan lalu kedua aktivis itu mengumumkan bahwa mereka tidak akan membayar denda sebesar 45.000 shekels (US$12.423,05) yang nantinya akan dihadiahkan kepada tiga remaja Israel.

Dalam keterangannya, mereka menyebut aksi pengadilan Israel adalah upaya untuk mengintimidasi kritik terhadap Israel.

Alih-alih membayar denda, mereka justru membuka donasi melalui "givealittle.co.nz". Donasi yang mereka buka nantinya akan disalurkan ke Gaza Mental Health Hospital, organisasi relawan yang bergerak dalam bantuan kesehatan mental dan pemberdayaan perempuan di Jalur Gaza.

"Mendapati diri kami terdorong untuk melakukan hal ini, rasanya adalah hal yang tepat untuk mengembalikan masalah ini pada Palestina," kata Nadia Abu-Shanab kepada Radio New Zealand.

Hingga Minggu (14/10/2018) donasi yang berhasil terkumpul mencapai NZ$14.000 atau sekitar Rp138 juta.

Kasus ini bermula ketika Justine Sachs dan Nadia Abu-Shanab menulis surat terbuka untuk Lorde, penyanyi asal Selandia Baru, di situs "thespinoff.co.nz" pada Desember 2017.

Dalam surat tersebut, keduanya mendesak penyanyi yang tenar lewat lagu "Royal" tersebut untuk membatalkan konser yang ia rencanakan.

Lorde kemudian membatalkan konsernya di bulan yang sama usai kampanye oleh kelompok yang memperjuangkan hak Palestina, Boycott, Divestment, and Sanctions (DBS) juga mendesak pembatalan konser tersebut.

Tag : palestina, selandia baru, israel
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top