Gempa Palu & Donggala: PMI dan IFRC Terjun Selama Tanggap Darurat

Palang Merah Indonesia (PMI) dan International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) akan bekerja sama membantu penanggulangan bencana di Sulawesi Tengah.
Lingga Sukatma Wiangga | 02 Oktober 2018 18:40 WIB
/Antara

Kabar24.com, JAKARTA — Palang Merah Indonesia (PMI) dan International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) akan bekerja sama membantu penanggulangan bencana di Sulawesi Tengah.

Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga sebagai Ketua Umum PMI mengatakan saat ini sedang dilakukan tanggap darurat di sana dengan penyediaan dapur umum, fasilitas kesehatan,  penyelamatan, hingga yang paling fundamental adalah penyediaan kebutuhan air.

”Yang paling lama kerja nanti PMI. Orang sudah pulang, PMI masih ada di situ. Sama dulu di Jogja, PMI kerja setahun. PMI tidak pernah meninggalkan daerah. Sampai tuntas,” ujarnya di kantor Wakil Presiden RI, Selasa (2/10/2018).

Di sisi lain, Jan Gelfand Head of the International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) Country Cluster Support office in Jakarta, setelah menemui Jusuf Kalla mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 22 juta franc Swiss.

Dana tersebut nantinya akan dialokasikan di sektor kesehatan, air, serta fasilitas pendukung kebutuhan hidup sehari-hari.

“Kami bekerja dengan PMI fokus kami pada bagaimana bisa kerja efisien dan efektif dan membantu. PMI menyediakan sumber daya awal dan kami akan mendukung,” tuturnya.

Dia menjelaskan, komunitas palang merah sudah membentuk tim penilai yang mengecek daerah mana yang perlu didahulukan untuk diberikan bantuan. Ada pula area yang ditentukan akan dibantu dalam jangka waktu yang lebih panjang.

“Jadi yang penting adalah barang persediaan memadai dan para relawan akan bisa lanjut memberikan bantuan ke masyarakat,” ujarnya.

Tag : jusuf kalla, pmi, Wapres JK
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top