Din Syamsuddin Mundur Sebagai Utusan Khusus, Presiden Jokowi: Sore Ini Ketemu

Presiden Joko Widodo mengakui bahwa dirinya akan bertemu dengan Din Syamsuddin yang sebelumnya menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban.
Amanda Kusumawardhani | 25 September 2018 15:22 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) mempersilakan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin (kanan) menyampaikan keterangan mengenai penunjukan dirinya sebagai utusan khusus presiden, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/10). Presiden Joko Widodo mengangkat Din Syamsuddin sebagai utusan khusus presiden untuk dialog dan kerja sama antaragama dan peradaban. - ANTARA/Puspa Perwitasari

Kabar24.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo mengakui bahwa dirinya akan bertemu dengan Din Syamsuddin yang sebelumnya menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban.

Hal tersebut diucapkannya seusai menghadiri pembukaan Pekan Purnabakti Indonesia di Jakarta, Selasa (25/9/2018). “Sore hari ini akan ketemu,” katanya.

Presiden Jokowi juga menambahkan dirinya belum bertemu dengan Din Syamsuddin setelah resmi mengirimkan surat pengunduran diri pada Jumat (21/9/2018) ke Istana Kepresidenan.

Din menjabat sebagai Ketua Umum PP Muhammadyah sejak 7 Juli 2005 untuk menggantikan Ahmad Syafi’i Ma’arif dan kembali terpilih menjadi Ketua Umum PP Muhammadyah pada periode 2010-2015.

Lalu, Presiden Jokowi memilih Din Syamsuddin menjadi Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban pada 23 Oktober 2017. Pada jabatannya kali ini, dia bertugas untuk mengembangkan dialog dan kerja sama antaragama, baik di dalam maupun luar negeri.

Tag : jokowi, din syamsudin
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top