Bali Siap Sukseskan Pertemuan IMF-World Bank 2018

Pemerintah Provinsi Bali akan mengerahkan seluruh komponen masyarakatnya guna mendukung kesuksesan Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group 2018, demi mempromosikan nama Indonesia di dunia internasional.
Rinaldi Mohammad Azka | 18 September 2018 01:24 WIB
Gubernur Bali I Wayan Koster (kiri) bersama Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati melakukan salam komando usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Bali akan mengerahkan seluruh komponen masyarakatnya guna mendukung kesuksesan Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group 2018, demi mempromosikan nama Indonesia di dunia internasional.

Gubernur Bali I Wayan Koster, berjanji akan mengerahkan seluruh komponen masyarakat. “Kami warga Bali merasa sangat terhormat dan bangga karen Bali menjadi tempat penyelenggaraan perhelatan berskala besar seperti ini. Oleh karena itu, sebagai sebuah daerah wisata, Bali memang sudah siap untuk menyambut jalannya AM IMF-WBG 2018,” katanya di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Senin (17/9/2018).

Kendati baru dilantik sebagai gubernur, Koster menegaskan, pihaknya akan mengambil langkah nyata dengan mengajak seluruh masyarakat Bali untuk mendukung acara ini dengan baik dan sukses.

“Terlebih, dengan pendekatan spiritual keagamaan dan tradisi yang dimiliki masyarakat Bali, diharapkan pertemuan itu akan berlangsung nyaman dan sangat aman,” tuturnya.

Informasi mengenai rencana perhelatan itu, menurut Koster, akan melbatkan seluruh komponen masyarakat, sampai ke tingkat paling bawah, termasuk desa. Tujuannya, kata dia, supaya tahu ada agenda acara ini dan tahu manfaatnya.

“Karena untuk Bali, manfaat dari penyelenggaraan tersebut sudah sangat terasa. Bali kebagian pembangunan infrastruktur, underpass, bandara, wisata mice, dan benoa,” paparnya.

Selain itu, Koster menjelaskan, ada pula dampak langsung terhadap pertumbuhan perekonomian. “Pertumbuhan ekonomi Bali dari 5,9 persen jadi 6.54 persen. Dan juga terkait tenaga kerja terbuka. Pasti dari sisi lain, karena melibatkan begitu banyak peserta, yakni 19.800 plus pendukung, maka kamar penuh, butuh makan, sehingga ekonomi kerakyatan di bali betul-betul bergerak,” katanya.

Turut hadir pula dalam FMB 9 kali ini antara lain Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang VI Dody Budi Waluyo, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Suahasil Nazara, dan Staf Khusus Menteri BUMN Sahala Lumban Gaol.

Tag : annual meeting IMF-World Bank
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top