Air Liki Terisolasi, Uang Rp1 Juta Tak Cukup Belanja ke Kota

Warga Desa Air Liki, Merangin, Jambi paling tidak harus merogoh kantong sebesar Rp200.000 untuk keluar dan masuk desa.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 06 September 2018  |  09:22 WIB
Air Liki Terisolasi, Uang Rp1 Juta Tak Cukup Belanja ke Kota
Warga Desa Air Liki, Merangin, Jambi./JIBI/BISNIS - Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, MERANGIN – Warga Desa Air Liki, Merangin, Jambi paling tidak harus merogoh kantong sebesar Rp200.000 untuk keluar dan masuk desa.

Ada dua jenis kendaraan yang harus digunakan untuk meninggalkan desa, yaitu ojek dan perahu. Sementara itu, Air Liki terbagi atas Air Liki Lama dan Air Liki Baru. Air Liki Baru adalah wilayah pemekaran dan lokasinya lebih jauh dari Air Liki Lama.

Dari Air Liki Baru, ongkos ojek Rp50.000 ke dermaga. Jarak tempuh sekitar 10 kilometer dengan kondisi jalan tanah dan lebar hanya 1 meter.

Pengemudi harus sangat hati-hati karena sebelah kanan jurang dan kiri tebing yang rawan longsor. Jarak tempuh yaitu satu jam.

Sementara, dari Air Liki Lama jarak menuju Dermaga Batu Gembung hanya setengahnya dan biaya ojek lebih murah yaitu Rp25.000.

Setelah turun ojek, warga harus menaiki perahu yang dinamakan Keretek. Warga sekitar menyebut Tektek karena mesin yang berderu menghasilkan suara tek tek tek.

Kepala Desa Air Liki Lama Pulpi Marlinton mengatakan bahwa warganya harus menempuh waktu sekitar tiga lagi untuk sampai Kota Maringin.

“Kami kalau mau belanja ke kota, bawa uang Rp1 juta tidak cukup. Makanya kami jarang ke kota dan pangan berasal dari hasil tani,” ujar Pulpi di kediamannya, Selasa (4/9/2018).

 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jambi

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top