Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kadishub DKI Pastikan Perluasan Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 13 Oktober

Pembatasan kendaraan pribadi lewat aturan pelat nomor ganjil genap dipastikan berlanjut hingga Oktober mendatang.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 31 Agustus 2018  |  09:33 WIB
Polisi menilang pengendara yang melanggar Kawasan pembatasan Kendaraan ganjil genap di Jl Kartini Jaksel. - Twitter @tmcpoldametro
Polisi menilang pengendara yang melanggar Kawasan pembatasan Kendaraan ganjil genap di Jl Kartini Jaksel. - Twitter @tmcpoldametro

Bisnis.com, JAKARTA - Pembatasan kendaraan pribadi lewat aturan pelat nomor ganjil genap dipastikan berlanjut hingga Oktober mendatang.

Sistem ganjil genap diberlakukan meluas sejak awal Agustus ini untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018, 18 Agustus – 2 September.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan aturan ganjil genap di sejumlah ruas jalan di Jakarta tersebut bakal diperpanjang hingga pelaksanan Asian Para Games 2018.

 Ajang pesta olahraga untuk difabel itu giliran digelar 6-13 Oktober mendatang.

"Kami semua bersepakat pelaksanaan ganjil genap untuk masa transisi Asian Games ke Para Games dilanjutkan," ujar Andri, Jumat (31/8/2018).

 Kesepakatan dibuat karena Peraturan Gubernur Nomor 77 tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Ganjil Genap mengatur pemberlakuan ganjil genap dimulai sejak 1 Agustus dan akan berakhir pada Minggu (2/9/2018).

Keputusan memperpanjang kebijakan ganjil genap itu diambil setelah Dishub DKI menggelar focus group discussion bersama sejumlah pemangku kepentingan pada Rabu (29/8/2018).

Hadir dalam pertemuan itu di antaranya Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya (Ditlantas), Korps Lalu Lintas (Korlantas), Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, serta PT Transjakarta.

Perpanjangan kebijakan ganjil genap dilakukan lantaran kinerja lalu lintas membaik. Hasil evaluasi dishub terhitung 28 Agustus lalu, kecepatan kendaraan di koridor ganjil genap, kata Andri, mengalami peningkatan rata-rata 37%. Sedangkan waktu tempuh rata-rata mengalami penurunan 23%.

Selain itu, Andri mengatakan insiden atau kejadian lalu lintas mengalami penurunan 10%. Adapun kecelakaan yang berujung korban meninggal juga menurun 20%. Sayangnya Andri tak merinci data tersebut.

Andri mengatakan jika Asian Para Games selesai, Dishub DKI berencana melakukan survei terbuka untuk melihat respons masyarakat terkait kebijakan ganjil genap. Andri pun tak menutup kemungkinan ganjil genap bisa dibuat permanen.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ganjil genap

Sumber : Tempo

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top