Viral Pembagian Air Zam-Zam #2019GantiPresiden, Ini Komentar Ma'ruf Amin

Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin ikut berkomentar terkait viralnya foto pembagian air zam-zam yang diberi stiker #2019GantiPresiden.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 31 Agustus 2018  |  16:38 WIB
Viral Pembagian Air Zam-Zam #2019GantiPresiden, Ini Komentar Ma'ruf Amin
KH Ma'ruf Amin - ANTARA/Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA--Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin ikut berkomentar terkait viralnya foto pembagian air zam-zam yang diberi stiker #2019GantiPresiden.


"Ah, itu kan berlebihan. Masa air zam-zam dilabelin ganti presiden?" katanya di Istana Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2018). 


Air zamzam dengan volume lima liter itu dimasukkan dalam wadah plastik dan dibungkus lagi dengan karton berwarna putih bersegel resmi Kerajaan Saudi dan dihargai 7,5 riyal Arab Saudi. Air zam-zam berlabel #2019GantiPresiden tersebut dibagian di bandara King Abdul Aziz, Jeddah.


Bukan itu saja, air zam-zam #2019GantiPresiden ternyata dibagian untuk jamaah furoda atau non-kuota resmi dari pemerintah. 


Jamaah non-kuota ini merupakan jemaah di luar 204 ribu jemaah reguler yang ditangani Kementerian Agama dan di luar 17 ribu jemaah haji khusus yang diurus biro penyelenggara haji khusus.

Mereka juga mendapatkan visa haji dari Kerajaan Saudi secara mandiri atau diurus oleh biro travel yang tak terafiliasi dengan pemerintah Indonesia. 


"Mosok [air] zam-zam ganti presiden? Yang enggak-enggak saja," ujar Ma'ruf. 


Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid mengatakan meminta semua pihak jangan melebih-lebihkan perhelatan Pilpres 2019. Apalagi dengan menggaungkan gerakan #2019GantiPresiden. 


"Sudahlah, jangan berlebihan. Kita memposisikan secara proporsional saja," ucapnya. 


Apalagi, dia menilai saat ini momentumnya belum masuk masa kampanye. Untuk itu, Zainut meminta semua pihak untuk menahan diri agar kehidupan bermasyarakat menjadi damai. 


"Takutnya kalau ada aksi di sana, ada reaksi lagi kan. Jadinya kan ramai," ungkapnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Ma'ruf Amin

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top