Wakil Ketua TKN: #2019GantiPresiden Jangan Buat Indonesia Seperti Suriah

Abdul Kadir Karding, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, mengatakan tagar semacam itu pernah digunakan juga di Suriah.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 28 Agustus 2018  |  18:55 WIB
Wakil Ketua TKN: #2019GantiPresiden Jangan Buat Indonesia Seperti Suriah
Abdul Kadir Karding (kiri),Abdul Kadir Karding, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf. - Bisnis/Muhammad Ridwan

Bisnis.com, JAKARTA - Abdul Kadir Karding, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, mengatakan tagar semacam itu pernah digunakan juga di Suriah.

Karding menyebut konflik yang yang membuat kondisi Suriah menjadi kacau tersebut berawal dari tagar ganti presiden.

Tagar tersebut kemudian dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menggulingkan pemerintahan di Suriah.

“Tapi hashtag itu pernah di pakai di Suriah. Kenapa Suriah kacau? karena pakai hashtag itu, ganti presiden dan ganti presiden itu maknanya macam-macam. Jadi saya kira memang bagus sudah kalau paslon disebelah mengganti hashtag itu,” ujarnya di Rumah Cemara 19, Selasa (28/8/2018).

“Itu terjadi di Suriah tahun 2011, dan kenapa Suriah kacau? karena salah satu faktornya karena hashtag ini dikapitalisasi. Kemudian kelompok yang ingin mendirikan khilafah mengkapitalisasi itu, sehingga terjadi seperti Suriah hari ini,” lanjutnya

Kecemasan tersebut membuat Karding mengimbau agar penggunaan tagar-tagar dalam sosial media tidak memecah masyarakat.

Sejatinya demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang tidak menimbulkan perpecahan dalam perbedaan pilihan.

“Prinsipnya jangan sampai isu atau hashtag itu memecah masyarakat di bawah, menganggu keamanan karena kita sudah sepakat pemilu yang damai, pemilu yang riang gembira, edukatif bagi masyarakat,” imbaunya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top