KABAR GLOBAL 27 AGUSTUS: Amazon Effect Hingga Independensi, China dan Inggris Perkuat Hubungan Dagang

Sejumlah berita dari mananegara menjadi sorotan utama media massa hari ini, Senin (27/8/2018), di antaranya mengenai laporan dari Simposium Tahunan Federal Reserve serta hubungann dagang China – Inggris.
Aprianto Cahyo Nugroho | 27 Agustus 2018 08:37 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah berita dari mananegara menjadi sorotan utama media massa hari ini, Senin (27/8/2018), di antaranya mengenai laporan dari Simposium Tahunan Federal Reserve serta hubungann dagang China – Inggris.

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:

Amazon Effect Hingga Independensi. Pesatnya perkembangan industri e-commerce ikut menjadi perhatian dan menjadi tema utama dalam Simposium Tahunan yang diselenggarakan Federal Reserve di Jackson Hole, Wyoming, AS pada akhir pekan lalu. Salah satu perkembangan e-commerce yang menyita perhatian adalah Amazon.com Inc. (Bisnis Indonesia)

China dan Inggris Perkuat Hubungan Dagang. China dan Britania Raya sepakat untuk menjajaki kesepakatan perdagangan bebas bilateral dengan hasil terbaik setelah Inggris resmi meninggalkan Uni Eropa (Brexit). (Bisnis Indonesia)

Brasil Repot Pasarkan Kopi. Brasil sebagai negara penghasil biji kopi terbanyak di dunia kewalahan mendistribusikan kelebihan produksi sehingga berpotensi memengaruhi pergerakan harga komoditas itu. (Bisnis Indonesia)

Ekonomi AS Berisiko Masuk Resesi. Bank Sentral Amerika Serikat (AS) memberi sinyal untuk menaikkan suku bunga lagi. Ketua The Federal Reserve Jerome Powell menegaskan bahwa The Fed tetap dalam jalur untuk menaikkan suku bunga secara bertahap selama ekspansi ekonomi AS tetap kuat. (Kontan)

AS Potong Dana Bantuan. Amerika Serikat (AS) memotong lebih dari US$ 200 juta dana bantuan kepada Palestina. Pemangkasan dana bantuan merupakan buntut dari memburuknya hubungan pemerintah AS dengan pemimpin Palestina. (Kontan)

Prediksi Ekonomi Turun. Pertumbuhan ekonomi Prancis di tahun depan diprediksi akan melemah dibanding tahun ini. Namun itu tidak menghalangi penetapan anggaran 2019 yang akan berpegang pada komitmen pemerintah Prancis untuk mengurangi pajak sambil mengurangi pengeluaran publik dan utang. (Kontan)

Tag : kabar global
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top