Gempa NTB, Begini Cerita Warga Sembalun tentang Robohnya Kubah Masjid

Rohan, warga Sembalun Bumbung menceritakan, kubah mesjid tidak bergeser saat gempa pertama terjadi pada Minggu, 29 Juli 2018. Saat itu, gempa yang terjadi dengan skala 6,4 SR. 
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 26 Agustus 2018  |  11:51 WIB
Gempa NTB, Begini Cerita Warga Sembalun tentang Robohnya Kubah Masjid
Rohan, warga Sembalun Bumbung menceritakan, kubah mesjid tidak bergeser saat gempa pertama terjadi pada Minggu, 29 Juli 2018. (Novitasari Simamora - Bisnis).

Bisnis.com, LOMBOK - Aktivitas ibadah di Masjid Mujahidin yang terletak di Dusun Bebante, Desa Sembalun Bumbung kini lumpuh akibat kerusakan parah bangunan setelah diguncang gempa.

Rohan, warga Sembalun Bumbung menceritakan, kubah mesjid tidak bergeser saat gempa pertama terjadi pada Minggu, 29 Juli 2018. Saat itu, gempa yang terjadi dengan skala 6,4 SR. 

"Namun, seminggu kemudian terjadi gempa susulan. Gempa susulan itu yang membuat kubah bergeser dan condong ke Barat," ungkapnya, Sabtu (25/8/2018).

Saat kubah condong ke barat, warga Desa Sembalun Bumbung masih melaksanakan ibadah di Mesjid Mujahidin. Lalu gempa susulan terjadi pada malam Senin, 19 Agustus 2018 dengan skala 7.0 SR. Tepat pada malam itu, kubah Mesjid Mujahidin roboh. Berdasarkan pantauan Bisnis.com, kubah mesjid rubuh ke arah Timur.

Dia menuturkan, saat kubah runtuh, tidak ada korban jiwa, sebab tidak ada aktivitas ibadah di mesjid. Saat ini, warga Desa Sembalun Bumbung yang beragama Islam melaksanakan ibadah di halaman SMK terdekat.

Masjid ini merupakan mesjid pertama di Desa Sembalun. Saat pembangunan awal, material mesjid ini terbuat dari kayu. Lalu dipugar pada 2006 dan selesai pada 2012. Dia mengharapkan agar pemerintah memberikan bantuan untuk pembangunan rumah ibadah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gempa

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top