Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ditanya Soal Peluang Jadi Cawapres, Ini Jawaban Moeldoko

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan dirinya memilih fokus bekerja daripada menanggapi isu-isu seputar peluang dirinya sebagai calon wakil presiden pendamping Joko Widodo.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 03 Agustus 2018  |  20:37 WIB
Moeldoko - Istimewa/KSP
Moeldoko - Istimewa/KSP

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan dirinya memilih fokus bekerja daripada menanggapi isu-isu seputar peluang dirinya sebagai calon wakil presiden pendamping Joko Widodo.

“Saya memilih fokus bekerja daripada membahas isu-isu itu. Banyak hal yang harus kami kerjakan di KSP, mengawal program-program prioritas dan program strategis Pemerintah,” ujarnya seperti dikutip dari pernyataan resmi KSP, diterima Jumat (3/8/2018) malam.

Hal itu disampaikan Moeldoko saat menghadiri forum Jakarta Foreign Correspondents Club (JFCC) di Grand Ballroom Ayana Midplaza, Jakarta, Kamis, (2/8/2018).

Jakarta Foreign Correspondents Club (JFCC) adalah forum yang beranggotakan wartawan asing dan Indonesia yang bekerja di media internasional.

Di sisi lain Moeldoko menyatakan, menjelang pemilu, berita di media menyiratkan seakan-akan ada perang besar antara kelompok-kelompok politik yang ada. Apapun peristiwa yang terjadi, mudah digoreng jadi berita besar.

“Padahal, saat ini pemerintah sudah bekerja dengan baik dan bisa dipertanggungjawabkan. Semua demi kesejahteraan rakyat,” tegas pria yang juga menjabat Ketua Umum HKTI ini.

Oleh karena itu, Moeldoko menegaskan konsolidasi partai politik, aparatur sipil negara, KPU, Bawaslu, TNI, Polri, seluruh lapisan masyarakat, serta peran wartawan memegang kunci keharmonisan bangsa.

Moeldoko menyatakan saat ini Indonesia menghadapi tiga tantangan besar yaitu menjaga demokrasi, pembangunan ekonomi, dan menciptakan stabilitas kawasan.

Ditegaskan, demokrasi Indonesia pada hakikatnya merupakan demokrasi yang dijiwai dan diintegrasikan dengan sila-sila yang terkandung pada Pancasila sebagai dasar negara.

Poin penting lain yang ditegaskan Moeldoko adalah upaya tegas memastikan keamanan dan potensial investasi. Baginya, bukan hal sulit bagi pemerintah melakukan tindakan tegas seperti membubarkan Hizbut Tahri Indonesia (HTI) dan juga memberantas aksi-aksi radikalisme dan terorisme.

Peraih Bintang Adhi Makayasa lulusan terbaik Akademi Militer 1981 ini menekankan, langkah-langkah tegas diambil karena pemerintah selalu menjaga stabilitas ekonomi, fiskal, dan inflasi.

“Pemerintah berkomitmen memastikan bahwa situasi dalam negeri serta regulasi yang ada mendukung kemudahan berinvestasi. Saya mantan Panglima TNI, jadi tahu benar bagaimana menjaga stabilitas di Indonesia. Indonesia adalah masa depan yang sangat menjanjikan untuk investasi” tegas Moeldoko dalam forum yang juga dihadiri Dubes Norwegia untuk Indonesia Vegard Kaale dan Dubes Korea Utara untuk Indonesia An Kwang Il.

Mantan Wakil Gubernur Lemhanas ini menguraikan, setelah tiga tahun awal menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur, pada 2018 dan 2019 ini pemerintah berfokus pada pembangunan manusia. “Berbagai upaya telah disiapkan seperti penggodokan konsep manajemen talenta demi pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih baik,” kata Moeldoko.

Dalam sesi tanya jawab itu, Moeldoko juga menyampaikan berbagai tantangan yang kini sedang dihadapi Pemerintah seperti persiapan Asian Games XVIII, langkah lanjutan setelah Pertamina merebut Blok Rokan, upaya pengentasan kemiskinan, isu ketenagakerjaan, upaya penegakan proses hukum menanggapi hoaks di media sosial, serta perbaikan pelayanan publik.

Tak lupa, Moeldoko mengajak partisipasi wartawan-wartawan media internasional ini menyukseskan Asian Games 2018. “Indonesia saat ini telah aman, dan stabil. Mari kita sukseskan Asian Games 2018,” pungkas Moeldoko.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

moeldoko Pilpres 2019
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top