Hari Anak Nasional 2018: Pemerintah Ingatkan Hak Anak

Lahirkan Anak GENiUS, Pemerintah Ingatkan Hak Anak
Yodie Hardiyan | 23 Juli 2018 21:44 WIB
Anak-anak memainkan gamelan - Antara

Bisnis.com, JAKARTA---Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mengingatkan kembali tentang hak-hak anak yang dapat menghasilkan anak-anak Indonesia GENiUS atau Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat.

Pemerintah menyatakan apabila hak anak-anak untuk memperoleh kasih sayang, perlindungan, pelayanan kesehatan dan pendidikan, serta lingkungan sosial yang baik dapat terpenuhi, bangsa ini bisa berharap akan lahirnya anak-anak Indonesia GENiUS

Anak GENiUS ini menjadi tema utama peringatan Hari Anak Nasional 2018 yang kegiatannya digelar di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (23/7/2018).

‘’Dengan momentum Hari Anak Nasional, kita ingin menyegarkan ingatan kita semua terhadap hak-hak anak. Jika anak-anak terjamin hak-hak dasarnya mereka bisa tumbuh menjadi anak GENiUS (Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat),’’ ujar Ghafur Dharmaputra, Plt. Deputi bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK seperti dikutip dari keterangan tertulis, Senin (23/7/2018).

Ghafur menjelaskan bahwa menurut Konvensi Hak Anak PBB Tahun 1989, anak diberi hak untuk dapat bermain, mengakses pendidikan, memperoleh perlindungan, memiliki identitas, mendapat makanan, status kebangsaan, rekreasi, kesamaan, pelayanan kesehatan serta berperan dalam pembangunan.

Anak-anak sebagai generasi bangsa, perlu didorong untuk terlibat dalam pembangunan “Dalam peringatan HAN (Hari Anak Nasional) 2018, anak adalah subjek pelaksana pembangunan bukan sekedar objek,” kata Ghafur

Selain itu, pejabat Kemenko PMK ini menegaskan pentingnya perlindungan anak dari berbagai macam kekerasan termasuk kekerasan dan kejahatan seksual. “Hak perlindungan anak perlu menjadi prioritas,” kata Ghafur.

Tag : anak-anak
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top